Aplikasi Promosi Pariwisata Di Lombok Berbasis Augmented Reality

Rizky Eka Maulana, Ema Nur Kuswari, Hetti Hidayati

Abstract

di Nusa Tenggara Barat, Keindahan alamnya yang eksotis ditambah dengan kebudayaannya yang masih kental, menjadikan Lombok mempunyai daya tarik tersendiri. Pulau Lombok sendiri dikenal sebagai pulau yang cukup menonjol tentang budaya dan juga mengedepankan bidang pariwisata sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerahnya mengingat pariwisata memegang peran penting dalam suatu daerah. Untuk mendukung pariwisata di sebuah daerah tentunya harus didukung dengan promosi pariwisata yang baik. Promosi pariwisata dapat dilakukan dengan cara digital maupun konvensional. Namun minat masyarakat terhadap media cetak konvensional seperti buku promosi pariwisata rupanya sudah dianggap sebagai media yang biasa dan kurang menarik. Kepala Biro Komunikasi Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud Asianto Sinambela menegaskan, minat baca literasi masyarakat Indonesia tertinggal dari negara lain. Dari 61 negara, Indonesia menempati peringkat 60 [2]. Untuk itu diperlukan sebuah inovasi untuk mendorong minat baca dan mengefektifkan promosi pariwisata, salah satunya melalui visualisasi informasi dengan teknologi Augmented Reality. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dikembangkan aplikasi Lombok ARtour, Aplikasi ini digunakan sebagai media promosi pariwisata yang dapat menarik minat masyarakat untuk mengenali pariwisata dan budaya di Lombok dengan cara memvisualisasikan lewat Augmented Reality. Kata kunci: Augmented Reality, pariwisata, budaya, Lombok. Abstract – Lombok is an island located in West Nusa Tenggara, the beauty of exotic nature and a culture that is still thick, making Lombok has an attraction for tourists. The island of Lombok is known as a fairly prominent island about culture and also puts forward the field of tourism as one of the contributors to regional income, considering tourism plays an important role in an area. To support tourism in an area, of course, it must be supported by good tourism promotion. Tourism promotion can be done by digital or conventional methods. But the public's interest in conventional print media such as tourism promotion books seems to have been regarded as ordinary and less attractive media. The Head of the Community Service Communication Bureau (BKLM) of the Ministry of Education and Culture Asianto Sinambela stressed that literacy interest in Indonesian society lags behind other countries. Of 61 countries, Indonesia is ranked 60th [2]. For that we need an innovation to encourage reading interest and make tourism promotion effective, one of them is through information visualization with Augmented Reality technology. Based on these problems, the Lombok ARtour application was developed. This application was used as a media for tourism promotion that could attract the interest of the community to recognize tourism and culture in Lombok by visualizing through Augmented Reality. Keywords: Augmented Reality, tourism, culture, Lombok

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0