Perencanaan Jaringan Indoor Lte Di Gedung Graha Pos Indonesia Bandung

Florenando Ihza Amazona, Yuyun Siti Rohmah, Radial Anwar

Abstract

ABSTRAK Kualitas dari jaringan seluler di dalam gedung menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk memenuhi akan layanan teknologi Long Term Evolution (LTE) di jaman sekarang. Salah satu tempat yang tepat untuk dilakukan perencanaan jaringan seluler adalah Gedung Graha Pos Indonesia, hal ini dikarenakan banyaknya perkantoran dari berbagai perusahaan yang menyebabkan banyaknya user yang ada pada gedung tersebut. Salah satu faktor lainnya yaitu konstruksi bangunan atau dinding – dinding yang tebal dari bangunan tersebut menyebabkan penerimaan sinyal seluler pada sisi user yang berada didalam gedung tersebut menjadi kurang baik sinyal dari eNodeB yang diterima UE didalam gedung terjadi pelemahan sinyal. Penyebab utama dari semua ini adalah redaman sehingga menghalangi pancaran sinyal eNodeB seperti yang dialami digedung Graha Pos Indonesia Bandung. Pada perencanaan jaringan indoor LTE yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada area gedung Graha Pos Indonesia ini dengan melakukan perhitungan berdasarkan metode coverage planning dan capacity planning, hal ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah antena indoor yang dibutuhkan secara tepat. Perencanaan jaringan LTE ini di simulasikan menggunakan software Radiowave Propagation Simulator (RPS). Hasil perencanaan jaringan indoor LTE di gedung Graha Pos Indonesia Bandung diperoleh hasil simulasi untuk nilai parameter RSSI di lantai basement 1, basement 2,lantai 1 s.d 8 masing-masing adalah -46,65 dBm, -46,50 dBm, -49,55 dBm, -50,49 dBm, -47,03dBm dan -48,44 dBm, -48,76 dBm ,-50,89 dBm , - 47,15 -46,7 dBm dan untuk nilai parameter SIR diperoleh dari hasil simulasi di lantai basement 1, basement 2,lantai 1 s.d 8 masing-masing adalah 12,71 dB, 16,25 dB, 25,67 dB, 34,41 dB, 30,41 dB, 27,89 dB, 30,2 dB, 30,60 dB, 31,53 dB, 18,73 dB Hasil yang diperoleh dari perencanaan ini telah mencapai target standar parameter RF yang digunakan oleh operator XL. Kata Kunci : Indoor Planning LTE, Coverage Planning, Capacity Planning. ABSTRACT The quality of cellular networks in buildings is a very important need to meet the current Long Term Evolution (LTE) technology services. One of the right places to do cellular network planning is Gedung Graha Pos Indonesia, this is because there are many offices from various companies that cause many users to be in the building. One other factor is that the construction of buildings or thick walls of the building causes reception of cellular signals on the user's side inside the building to be unfavorable signals from eNodeB received by the EU in the building occur signal attenuation. The main cause of all this is attenuation that prevents eNodeB signal emission as experienced in the Graha Pos Indonesia Bandung building. In LTE indoor network planning which is done to overcome the problems that occur in the Graha Pos Indonesia building area by doing calculations based on coverage planning and capacity planning methods, this aims to get the number of indoor antennas that are needed precisely. This LTE network planning is simulated using the Radiowave Propagation Simulator (RPS) software. The results of LTE indoor network planning in the Graha Pos Indonesia Bandung building obtained simulation results for the RSSI parameter values in the basement 1, basement 2, floors 1 to 8 respectively -46.65 dBm, -46.50 dBm, -49.55 dBm, -50.49 dBm, -47.03dBm and -48.44 dBm, -48.76 dBm, -50.89 dBm, -47.15 -46.7 dBm and for the SIR parameter values obtained from the simulation results at basement 1, basement 2, floors 1 to 8 respectively 12.71 dB, 16.25 dB, 25.67 dB, 34.41 dB, 30.41 dB, 27.89 dB, 30.2 dB, 30.60 dB, 31.53 dB, 18.73 dB The results obtained from this plan have reached the RF parameter standard target used by XL operators. Keywords: Indoor Planning LTE, Coverage Planning, Capacity Planning..

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.