Animasi Untuk Penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (bisindo)

Faisal Kusuma Aji, Yahdi Siradj, Agus Pratondo

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan membuat animasi, sebagai
media representasi dalam aplikasi (Android Mobile) penerjemah
dari bahasa verbal ke (Bisindo) untuk membantu dalam
pembelajaran maupun komunikasi. Pembuatan animasi
menggunakan metode the 6 basic steps of animation dari Bloop
Animation dengan langkah-langkah yang sedikit dimodifikas.
Langkah-langkah tersebut, meliputi : 3D Modelling and Rigging,
Shooting Reference Video, Key Posing, Blocking Splane, Smoothing
and Offset, Adding Life, Exporting. Selain itu, juga dilakukan
penelitian menggunakan kuesioner dan skala likert untuk evaluasi
kualitas dan kejelasan animasi dalam merepresentasikan Bisindo,
serta penelitian menggunakan regresi linier dengan data jumlah
animasi dan kapasitas memori yang dibutuhkan oleh aplikasi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Telah dihasilkan animasi
kondisi Santai (Idle), Siap (Idle), Santai ke Siap, Siap ke Santai dan
100 animasi Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) perkata dengan
gerakan tangan dan ekspresi wajah menggunakan format file FBX.
Animasi 3D dapat digunakan sebagai media representasi dalam
aplikasi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dengan
penilaian 88,7% untuk kualitas animasi dan 90,32% untuk kejelasan
animasi dalam merepesentasikan Bisindo, sehingga dapat
disimpulkan bahwa kualitas animasi dan kejelasan animasi
mendapatkan penilaian sangat baik dari responden. Hasil dari
pengujian menggunakan regresi linier menunjukan bahwa aplikasi
BISI dapat dikembangkan menjadi 3000 animasi dengan kapasitas
penyimpanan data sebesar 458,4664 Megabyte(MB).
Kata kunci : animasi 3D, Bisindo, MakeHuman Community,
Blender, regresi linier
Abstract— This study aims to make animation, as a media
representation in the application (Android Mobile) translator from
verbal language to (Bisindo) to assist in learning and
communication. Making animation using the 6 basic steps of
animation method from Bloop Animation with slightly modified
steps. These steps include: 3D Modeling and Rigging, Shooting
Reference Video, Key Posing, Splane Blocking, Smoothing and
Offset, Adding Life, Exporting. In addition, research was also
conducted using a questionnaire and a Likert scale to evaluate the
quality and clarity of animation in representing Bisindo, as well as
research using linear regression with data on the amount of
animation and memory capacity needed by the application. The
conclusion of this research is the animation of the conditions of
Relax (Idle), Ready (Idle), Relax to Ready, Relax to Ready and 100
animated Indonesian Sign Language (Bisindo) words with hand
movements and facial expressions using the FBX file format. 3D
animation can be used as a media representation in the Indonesian
Sign Language (Bisindo) translator application with an assessment
of 88.7% for animation quality and 90.32% for animation clarity in
representing Bisindo, so it can be concluded that the quality of
animation and clarity of animation get very good ratings from
respondents. The results of testing using linear regression showed
that the BISI application can be developed into 3000 animations
with a data storage capacity of 458.4664 Megabytes (MB).
Keywords: 3D animation, Bisindo, MakeHuman Community,
Blender, linear regression

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0