Aplikasi Proyeksi Dan Pengadaan Kebutuhan Bahan Dengan Pendekatan Moving Average (studi Kasus: Home Industry Cilok Bapri)

Fitri Yuni, Asti Widayanti, Irna Yuniar

Abstract

Abstract
Home Industry basically is a small scale manufacturing company. Inventory of raw material
is very important for a home industry. Many home industries does not estimated the amount
of material that must be purchased. Wich can cause the procurement of materials are not in
according to need. The mismatch causes excess or lacks of inventory, wich result can affect to
quantity and quality of the product. Based on some of the problems that have been explained,
a web-based application can be built, it can handle the procurement of materials using the
Moving Average approach. In this application, Moving Average is used as the estimation
method that estimates the amount of raw material to be held based on previous sales history.
Applications built using waterfall method with development of Software Development Life
Cycle (SDLC), design process using Unified Modeling Language (UML) system modeling,
database designing using Entity-Relationship Diagram (ERD) and structure between
tables, as well as application programming language using PHP with Codeigniter framework
and MySQL query language. The functionality runs 100% after testing, which is the result
of a comparison between manual calculations and calculations in estimates and tested with
the Black Box Testing method. After implemented, the application can make an estimation
of material inventory needs by using Moving Average method, manage the procurement of
materials from the results of the estimation of raw material needs, produce accounting reports
in the form of general journals and reports of estimated results of the needs of raw, also
evaluating the results of estimates and realization of needs.
abstrak
Home Industry pada dasarnya merupakan perusahaan manufaktur berskala kecil.
Persediaan bahan baku merupakan hal yang sangat penting bagi suatu home
industry. Banyak home industry yang tidak memperkirakan jumlah bahan yang
dipesan. Hal tersebut dapat menyebabkan pengadaan bahan yang tidak sesuai
dengan kebutuhan. Ketidaksesuaian pengadaan tersebut dapat menimbulkan
kelebihan maupun kekurangan persediaan yang akan berdampak pula terhadap
kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan beberapa masalah
yang sudah dijelaskan, dibangunlah sebuah aplikasi berbasis web yang dapat
menangani pengadaan persediaan bahan dengan pendekatan Moving Average.
Dalam aplikasi ini Moving Average digunakan sebagai sebuah metode estimasi
yang memperkirakan jumlah bahan baku yang akan diadakan berdasarkan
histori penjualan produk sebelumnya. Aplikasi dibangun menggunakan
metode waterfall dengan pengembangan Software Development Life Cycle
(SDLC), proses perancangan menggunakan pemodelan sistem Unified
Modeling Language (UML), perancangan basis data menggunakan EntityRelationship Diagram (ERD) dan struktur antar tabel, serta bahasa
pemrograman pembangun aplikasi menggunakan PHP dengan framework
Codeigniter dan bahasa query MySQL. Fungsionalitas berjalan 100% setelah
dilakukan pengujian yang merupakan hasil perbandingan antara perhitungan
manual dengan perhitungan dalam estimasi dan diujikan dengan metode Black
Box Testing. Setelah diimplementasikan, aplikasi mampu membuat estimasi
kebutuhan persediaan bahan dengan menggunakan metode Moving Average,
mengelola pengadaan bahan dari hasil estimasi kebutuhan bahan baku,
menghasilkan laporan akuntansi berupa jurnal umum dan laporan hasil
estimasi kebutuhan bahan baku, serta mengevaluasi hasil evaluasi dan realisasi
kebutuhan bahan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0