Tinjauan Implementasi Teknik Personifikasi Pelanggan Dalam Meningkatkan Pengguna Wifi Indibiz Bekasi Tahun 2024

Authors

Abstract

Abstrak — Digitalisasi mendorong segala hal menjadi lebih cepat, singkat dan mudah. Hal tersebut menuntut para pelaku usaha untuk dapat berkembang dalam era digitalisasi ini. Untuk mempermudah dan membantu para pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya maka PT Telkom Indonesia menyediakan layanan internet khusus para pengusaha untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih. Produk wifi IndiBiz dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan layanan internet yang cepat, tepat dan terbaik untuk para pelaku bisnis. Penelitian ini dilakukan PT Telkom Indonesia di Bekasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas penerapan teknik personifikasi pelanggan oleh perusahaan. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan postpositivisme, studi ini bersifat deskriptif dan mengandalkan data primer yang dikumpulkan melalui teknik wawancara. Teknik wawancara dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk staf perusahaan dan pelanggan, untuk mengidentifikasi sejauh mana teknik ini diterapkan dan dampaknya terhadap kepuasan serta jumlah pengguna. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan belum mampu mengimplementasikan teknik personifikasi pelanggan secara efektif. Hal ini berdampak pada hasil yang belum optimal dalam hal jumlah pengguna wifi IndiBiz di Bekasi pada tahun 2024. Temuan ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak bagi perusahaan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan strategi personifikasi pelanggan mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan.

Kata kunci— Teknik Personifikasi, Efektivitas, Strategi Pemasaran

References

[1] A. M. Rafli, https://www.jurnal.id/id/blog/internet-untukkeperluan-bisnis-sbc/

[2] Askara, https://www.askara.co/read/2024/02/24/43374/dukung-tumbuhnya-umkm-di-indonesia-telkomhadirkan-indibiz-solusi-internet-broadband-dandigital

[3] G. Simon,

[4] H. Sudarsono, Manajemen Pemasaran. Jawa Timur: CV. Pustaka Abadi, 2020. Accessed: Aug. 30, 2024.[Online]. Available:https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=ZfWDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=sudarsono+2020&ots=4PQ1ch0kh1&sig=HINssEl6rA2HrbraPiyzwSynPlI&redir_esc=y#v=onepage&q=sudarsono%202020&f=false

[5] R. Hidayat, A. Mustikasari, and L. Cahyani,

[6] R. Hidayat, L. Cahyani, R. Hurriyati, and B. Widjajanta, https://doi.org/10.2991/aebmr.k.220701.063.

[7] L. Cahyani and R. Hidayat, https://doi.org/10.2991/icebef-18.2019.120.

[8] Satriadi, Manajemen Pemasaran. CV. Rey Media Grafika, 2022. Accessed: Aug. 30, 2024. [Online]. Available:https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=iaZEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=satriadi+2022&ots=6uBTI0nC6p&sig=Dz35-fUwk8CxixudoVZU7rRRWi8&redir_esc=y#v=onepage&q=satriadi%202022&f=false

[9] Kotler, Philip, and Armstrong, Principles of Marketing, 14th ed. Jakarta: Ed, Prentice Hall, 2019.

[10] G. Keraf, Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum, 2009.

[11] M. Karpinska-Krakowiak and M. Eisend, <

[12] Chen et al.,

[13] J. Wen and B. Song,

[14] E. N. B. Harrison and W. S. Kwon,

[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Edisi 2. Bandung: cv alfabeta, 2022.

Published

2025-02-01

Issue

Pages

15-18

Section

Program Studi D3 Manajemen Pemasaran