Perancangan Jaringan Fiber to the Home (ftth) Menggunakan Teknologi Gigabit Passive Optical Network (gpon) di PT. Telkom Witel Kediri (ftth wates)

Pandu Andika Darmawan, Hafidudin Hafidudin, Tri Nopiani Damayanti

Abstract

Abstrak Pada zaman sekarang kebutuhan akan sarana komunikasi, informasi dan hiburan yang dapat diterima dan memiliki performansi yang tinggi sudah pasti sangat dibutuhkan. Untuk memenuhi hal tersebut maka dibutuhkan jaringan yang mendukung performansinya tersebut. Untuk sekarang jaringan yang mampu memberikan performasi terbaik adalah fiber optic. Di Indonesia sendiri sedang maraknya penggelaran kabel fiber optic langsung ke rumah atau disebut FTTH. Pada perencangannya dilakukan survey menggunakan GPS akan dikembangkan menjadi data google earth dan autocad. Dalam data perencanaan dapat diestimasi tentang jumlah perangkat , spesifikasi dan posisi peletakan perangkat dari STO hingga posisi pelanggan. Data itu ingin dikembangkan beserta data perhitungan berbasis FTTH GPON. Pada perancangan jaringan FTTH GPON didapatkan hasil nilai Power Link Budgetnya 25,93dB dan nilai Rise time budget 0,2675 ns untuk downlink dan 0,2512 ns untuk uplink. Sedangkan hasil pengukuran langsung didapatkan nilai Power Link Budget dan Rise Time Budget, yang diukur pada titik terjauh (S 112°17'60.14 , E 7°93'19.30). Hasil ini memenuhi syarat GPON Telkom yaitu nilai untuk Power Link Budgetnya <26dB untuk perancangan dan <28 untuk realisasi. Nilai Rise Time Budgetnya <70% dengan nilai 0,2917 nm dari untuk downlink dan 0,5833 ns untuk uplink . Kata Kunci:Fiber Optic, FTTH, GPON, powerlink budget dan rise time budget Abstract Today the need for a means of communication, information and entertainment that can be accepted and has a high performance was certainly much needed. To meet the terms of the required network that supports performansinya. For now the networks are able to provide the best performasi is the fiber optic. In Indonesia itself was increasing deployment of fiber optic cables directly to the home or called FTTH. At perencangannya done a survei using GPS data will be developed into Google Earth and Autocad. In plannings can be data about the number of devices being estimated, specifications and position of laying the device from the STO until the position of the customer. The data it would like developed and calculation-based FTTH GPON. On the design of network FTTH GPON obtained the result value of the Power link budgetnya 25, 93 dB and value Rise time Budget 0,2675 ns for downlink and Uplink to 0,2512 ns. While the results are obtained by direct measurement of the value of the Power Link Budget and Rise time budget, as measured at the farthest point (S 112°17'60.14 , E 7°93'19.30 ). This result qualified GPON Telkom the values for Power Links Budgetnya < 26 dB for design and < 28 dB for realization and value Rise time budgetnya 0,2917 nm with a value of 70 % from downlink and Uplink to 0,5833 ns. Key words: Fiber Optic cables, FTTH, GPON, powerlink budget and rise time budget

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0