Implementasi Sistem Pemanggil Antrian Dengan Tampilan Seven Segment Berbasis Mikrokontroler Pada Pt Pln Sukoharjo

Dwi Wijayanto, Sugondo Hadiyoso, Yuli Sun Hariyani

Abstract

Banyak fasilitas umum dapat dijumpai di setiap daerah, salah satunya adalah kantor PLN. Tempat ini tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu manfaat tempat ini yaitu berguna sebagai pembayaran listrik. Hal ini mengakibatkan pelanggan PLN harus datang ke kantor untuk melakukan pembayaran. Apalagi jasa listrik ini digunakan oleh hampir seluruh penduduk Indonesia. Oleh karena itu, pelayanan pada tempat ini juga harus dibuat lebih baik. Salah satu cara yaitu menambahkan alat pemanggil antrian, sehingga pelanggan yang datang dapat menunggu dengan duduk atau tidak harus mengantri di depan loket. Dari penjelasan di atas, maka perlu dirancang suatu alat pemanggil antrian. Terdapat dua loket yang memiliki fungsi yang berbeda pada kantor PLN Sukoharjo. Masing-masing loket dipasangkan sebuah box push button. Box ini membantu petugas loket dalam memanggil pelanggan. Yaitu dengan cara menekan salah satu push button, sehingga menampilkan angka dan suara. Tampilan ini berupa informasi nomor antrian dari pelanggan yang telah mengambil kartu antrian saat memasuki PLN. Hasil setelah melakukan implementasi adalah alat dapat membantu petugas loket. Menurut salah satu petugas loket, alat ini mudah untuk dioperasikan dan cukup bermanfaat karena tidak membuat lelah ketika memanggil para pelanggan. Selain itu, petugas loket berharap alat ini tetap dapat terpasang pada kantor PLN Sukoharjo.
Kata kunci : box push button, push button

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0