Virtual Inmuins (indonesian Musical Instruments) Aplikasi Interaktif Berbasis Realitas Campuran Untuk Memperkenalkan Alat Musik Daerah Indonesia

Authors

  • Adnan Imam Hidayat Telkom University
  • Andi Waluyo Telkom University
  • Mohammad Ikhsan Syahputra Telkom University
  • Fat’hah Noor Prawita Telkom University
  • Amir Hasanudin Fauzi Telkom University

Abstract

Abstrak - Tidak meratanya kualitas pendidikan seni dan budaya Nusantara dapat berdampak buruk bagi kelestarian budaya di Indonesia, serta membuat kebanyakan remaja memiliki kecenderungan suka pada budaya barat dan asia timur raya seperti Jepang dan Korea. Tidak meratanya alat peraga seni dan budaya pada tiap sekolah juga dapat membuat para siswa bersikap acuh tak acuh terhadap seni dan budaya Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi Mixed Reality, para siswa yang kesulitan mendapatkan alat peraga seni dan budaya akan dengan mudah mengeksplorasi alat tersebut, tanpa harus mendapatkan alat peraga secara fisik dan biaya yang cukup mahal. Virtual INMUINS adalah aplikasi pembelajaran seni dan budaya yang menghadirkan alat musik pukul tradisional dengan teknologi Mixed Reality yang menggabungkan antara Virtual Reality dengan interaksi dalam dunia nyata. Aplikasi ini merupakan bentuk simulasi untuk memainkan sebuah alat musik pukul tradisional dengan cara menggoyangkan marker yang dapat memunculkan sebuah alat pukul dan dapat berinteraksi dengan objek 3D alat musik tradisional didalam Virtual Reality. Virtual INMUINS dapat membantu para siswa untuk mendapatkan pembelajaran seni dan budaya berupa permainan alat musik pukul tradisional yang mudah didapatkan hanya dengan menggunakan ponsel pintar. Aplikasi Virtual INMUINS dapat menjadi alternatif untuk memperkenalkan alat musik daerah Indonesia. Aplikasi ini dapat diimplementasikan di banyak sekolah, sehingga dapat mendukung pelestarian seni dan budaya, khususnya alat musik daerah Indonesia. Kata Kunci – Mixed Reality, Alat Musik Tradisional Indonesia Abstract - The unequal quality of arts and culture education of the archipelago can be bad for the preservation of culture in Indonesia, and make most teenagers have a tendency to like in western culture and east asia as Japan and Korea. The unevenness of art and culture props in each school can also make students indifferent to Indonesian art and culture. By utilizing Mixed Reality technology, students who find it difficult to get art and cultural props will easily explore the tool, without the need for expensive visual and physical props. Virtual INMUINS is an art and cultural learning app that brings traditional beat music with Mixed Reality technology that combines Virtual Reality with real-world interaction. This application is a form of simulation to play a traditional musical instrument by shaking a marker that can bring up a tool of hit and can interact with 3D objects of traditional musical instruments in Virtual Reality. Virtual INMUINS can help students to get art and cultural learning in the form of traditional beat music games that are easy to get just by using a smart phone. Virtual INMUINS application can be an alternative to introducing Indonesian traditional musical instruments. This application can be implemented in many schools, so it can support the preservation of art and culture, especially Indonesian traditional musical instruments. Keywords – Mixed Reality, Indonesian Traditional Musical Instruments

Downloads

Published

2018-08-01

Issue

Section

Program Studi D3 Teknik Informatika