Perancangan Penggunaan Penguat Optik Jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (skkl) Pada Jaringan Broadband Di Tanjung Pakis Karawang

Authors

  • Desy Rahmawati Nugraha Telkom University
  • Tri Nopiyani Damayanti Telkom University
  • Aris Hartaman Telkom University

Abstract

Pada perkembangan zaman kebutuhan internet semakin penting, memudahkan berkomunikasi jarak jauh. Salah satu penunjang kebutuhan internet dengan adanya koneksi backbone yang menghubungkan suatu jaringan. System komunikasi kabel laut (SKKL) atau yang disebut dengan submarine cable merupakan salah satu contoh dari komunikasi backbone yang digelar dibawah laut untuk menghubungkan jaringan antar pulau dan negara. Pada penelitian ini dilakukan suatu perancangan system komunikasi kabel laut (SKKL) menggunakan penguat optic pada jaringan Tanjung Pakis yang terdapat pada jalur system JASUKA (Jawa, Sumatra, Kalimantan). Parameter hasil yang diharapkan pada outputnya Q-factor, Bit Error Rate, dan Power Receive. Dari hasil simulasi perancangan didapatkan nilai Bit Error Rate (BER) pada OLT pertama adalah 2.66-53, sedangkan OLT kedua adalah 4.25-57. Untuk nilai Q-fctor pertama adalah 15.3 dan Q-factor kedua adalah 15.8, sedangkan untuk nilai Receive OLT pertama adalah -12.278 dB, sedangkan OLT kedua -12.272 dB. kata kunci : Kabel Laut, Tanjung Pakis, Repeater, Q-factor, Bit Error Rate, Power Receive

Downloads

Published

2019-08-01

Issue

Section

Program Studi D3 Teknologi Telekomunikasi