Rancang Bangun Sistem Monitoring Serta Sistem Otomatisasi Penyiraman Dan Pemberian Vitamin Pada Tanaman Anggrek
Abstract
Abstrak—Anggrek adalah salah satu tanaman yang digemari oleh banyak orang. Dalam budidaya anggrek, pemantauan keadaan tanaman adalah hal yang paling penting, faktor yang mengidentifikasi penurunan dalam mengekspor bunga anggrek ini, diantaranya oleh hama yang menyerang pada tanaman anggrek. Perlu diketahui dalam merawat tanaman anggrek memerlukan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman anggrek dengan baik. Maka dari itu dibuatlah alat yang dapat menyelesaikan masalah yang dialami oleh bunga anggrek seperti kurangnya perhatian dalam merawat anggrek yaitu memberikan air yang cukup dan pemberian nutrisi vitamin pada tanaman anggrek. Untuk alat yang digunakan seperti DHT 22 yang dimana alat ini akan bekerja jika suhu dan kelembaban pada tanaman anggrek kurang dari idealnya, anggrek juga membutuhkan cahaya matahari yang cukup maka dari itu digunakanlah sensor intensitas cahaya untuk membantu memonitoring cahaya yang diperlukan. Dari hasil pengujian yang dilakukan , alat dapat bekerja secara otomatis untuk memonitoring suhu, kelembaban udara dan intensitas cahaya.
Kata kunci: tanaman anggrek , DHT 22 , Sensor intensitas cahaya
References
D. Chunafa, http://eprints.poltektegal.ac.id/340/ Q. Salfa Nafis Zahira, Mohammad Humam, <8Sistem
Informasi Monitoring Tanaman Anggrek dan Penyiraman otomatis9.=, [Online]. Available: http://eprints.poltektegal.ac.id/348/2/JURNAL.pdf
Ri. B. Cahaya,
D. S. Fajar pangestu, Sandra Arifin Aziz,
D. K. B. K. Binawati, https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/whn/article/view/1341
Q. H. P. M. H., <8Implementasi Sistem Monitoring
Tanaman Anggrek Dan Penyiraman Otomatis,9= , [Online]. Available: http://eprints.poltektegal.ac.id/356/2/JURNAL IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING TANAMAN ANGGREK DAN PENYIRAMAN
OTOMATIS.pdf
W. K. R. A. N. M. H. H. I., <"Monitoring Kelembaban , Suhu , Intensitas cahaya pada tanaman anggrek menggunakan ESP 8266 dan Arduino Nano,= 2018.
E. H. Helmi Guntoro, Yoyo Somantri,



