https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/issue/feedeProceedings of Applied Science2026-06-04T14:18:05+07:00Telkom University Open Library[email protected]Open Journal Systems<p><span class="OYPEnA text-decoration-none text-strikethrough-none">e-Proceedings of Applied Science is a media for publishing scientific work by vocational graduates from </span><span class="OYPEnA text-decoration-none text-strikethrough-none">Telkom University. Uploaded scientific papers will go through inspection procedures (reviewers) and approval from the relevant supervisor.</span></p>https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29981IMPLEMENTASI JALUR SERAT OPTIK JARINGAN GPON UNTUK BACKHAUL DI JARINGAN SELULER2026-06-04T05:27:31+07:00Rossa Alfiahusnah[email protected]Suci Aulia[email protected]Yus Natali[email protected]<p>Perkembangan teknologi komunikasi yang terus meningkat menuntut tersedianya infrastruktur jaringan dengan keandalan tinggi, kapasitas besar, serta latensi rendah untuk menunjang layanan seluler generasi terbaru. Salah satu pendekatan yang banyak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah pemanfaatan jaringan serat optik berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON), yang mampu menyediakan kapasitas bandwidth besar secara efisien melalui penggunaan perangkat pasif.</p> <p> </p> <p>Penelitian ini mengkaji penerapan jalur serat optik sebagai media backhaul jaringan seluler dengan studi kasus pelaksanaan di PT Telkom Akses pada divisi Survey Drawing & Inventory (SDI-HO). Metode yang digunakan meliputi pengolahan data koordinat site, konversi format data, pemetaan lokasi menggunakan Google Earth, penentuan titik catuan terdekat, perhitungan estimasi panjang kabel, serta penyusunan dokumen teknis sesuai dengan standar proyek yang berlaku, seperti Mitratel, EBIS, dan Node B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan jaringan serat optik sebagai backhaul mampu meningkatkan kinerja jaringan, mempercepat proses perencanaan, serta meminimalkan potensi kesalahan teknis di lapangan.</p> <p> </p> <p>Selain itu, penggunaan sistem berbasis template data dan dukungan alat pemetaan otomatis terbukti dapat meningkatkan efisiensi kerja serta menjaga konsistensi dokumentasi proyek. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan jaringan GPON sebagai media backhaul seluler merupakan solusi yang efektif dalam memenuhi kebutuhan kualitas layanan jaringan komunikasi modern.</p> <p> </p> <p><em>Kata kunci— </em>GPON, backhaul, serat optik, jaringan seluler, Google Earth</p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29974ANALISIS QOS PADA PLATFORM KONFERENSI VIDIO DI JARINGAN WIFI KAMPUS MENGGUNAKAN WIRESHARK DAN AI UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN2026-06-03T20:05:58+07:00Aura Pinthalia Muflikhun[email protected]Sugondo Hadiyoso[email protected]Muhammad Iqbal[email protected]<p>Penggunaan platform konferensi video di jaringan WiFi kampus sangat bergantung pada protokol UDP untuk transmisi data yang cepat. Namun, karakteristik UDP yang <em>connectionless </em>membuatnya rentan terhadap gangguan, yang berdampak langsung pada penurunan <em>Quality of Service </em>(QoS). Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jaringan dan mengembangkan sistem deteksi dini gangguan menggunakan kombinasi Wireshark untuk akuisisi trafik dan kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>) berbasis algoritma <em>Random Forest</em>. Parameter QoS yang dianalisis meliputi delay, jitter, packet loss, dan throughput, yang kemudian dibandingkan dengan standarisasi kualitas jaringan TIPHON. Dari hasil penangkapan data trafik UDP sebanyak 237 sampel, sistem berhasil mendeteksi 181 sampel sebagai anomali. Hasil analisis komparatif menunjukkan bahwa pada kondisi anomali, parameter packet loss dan jitter di lapangan melampaui ambang batas kategori "Buruk" standar TIPHON, yang menjadi penyebab utama terjadinya glitch pada video. Sebagai solusi mitigasi yang menjaga kenyamanan pengguna (User Experience), sistem menerapkan mekanisme Silent Mitigation, di mana administrator menerima detail teknis gangguan via dasbor, sementara pengguna akhir tetap mendapatkan visualisasi status aman tanpa notifikasi yang mengganggu proses konferensi.</p> <p><em>Kata kunci—QoS, Wireshark, Random Forest, Konferensi Video, WiFi Kampus, Standar TIPHON.</em></p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29975EVALUASI KINERJA MULTIPATH TCP DENGAN MANAJEMEN ANTREAN OPEN VSWITCH PADA SERVER DENGAN ASIMETRI BANDWIDTH2026-06-03T20:09:12+07:00Mochamad Lucky Segara[email protected]Tengku Ahmad Riza [email protected]Rama Reinaldy Yosua Sihombing[email protected]<p>Kondisi asimetri bandwidth pada infrastruktur jaringan <em>multi-homing</em> sering menjadi penyebab utama ketidakstabilan koneksi. Meskipun protokol <em>Multipath</em> TCP (MPTCP) menawarkan solusi peningkatan kapasitas melalui agregasi jalur, penerapannya pada jalur dengan karakteristik berbeda rentan menyebabkan fenomena <em>Head-of-Line</em> (HoL) <em>Blocking</em> dan <em>bufferbloat</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja integrasi MPTCP dengan mekanisme manajemen antrean (<em>Queue Management</em>) pada <em>Open vSwitch</em> (OVS) guna meningkatkan stabilitas trafik. Metodologi pengujian dilakukan menggunakan Emulator <em>Mininet</em> dengan pendekatan studi komparatif melalui empat skenario bertahap untuk melihat dampak penerapan <em>Queue Management</em>. Parameter kinerja utama yang dianalisis secara mendalam meliputi <em>Throughput</em>, <em>Latency</em>, <em>Jitter</em>, dan <em>Packet Loss</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MPTCP standar pada jalur asimetris (10 Mbps dan 2 Mbps) mengalami fluktuasi ekstrem akibat antrean yang tidak terkendali. Sebaliknya, integrasi MPTCP dengan manajemen antrean OVS terbukti mampu menjadi solusi optimal (<em>sweet spot</em>). Skenario ini berhasil menghasilkan <em>Throughput</em> agregat yang stabil sebesar 11,48 Mbps dan menurunkan variasi kedatangan paket (<em>jitter</em>) secara signifikan menjadi 1,02 ms, jauh lebih baik dibandingkan skenario tanpa optimasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme pembatasan antrean pada OVS efektif memitigasi <em>bufferbloat</em> dan menjamin stabilitas layanan MPTCP pada lingkungan jaringan heterogen.</p> <p><em>Kata kunci—</em><em> Multipath TCP, Open vSwitch, Asimetri Bandwidth, Queue Management, Bufferbloat, Mininet.</em></p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29982Klasifikasi Ekspresi Wajah Manusia Secara Otomatis Sebagai Alat Bantu Ahli Psikologi (Pendeteksi Senang Dan Sedih)2026-06-04T05:30:27+07:00Arani Nadhirah Agustina [email protected]Suci Aulia[email protected]Unang Sunarya[email protected]<p>Ekspresi wajah merupakan salah satu bentuk komunikasi non-verbal yang mencerminkan kondisi emosional seseorang. Dalam bidang psikologi, analisis ekspresi wajah berperan penting untuk membantu psikolog memahami keadaan emosional pasien secara lebih objektif. Namun, proses pengamatan ekspresi wajah secara manual masih bergantung pada interpretasi subjektif pengamat, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan hasil evaluasi. Oleh karena itu, diperlukan sistem otomatis yang mampu membantu proses pengamatan ekspresi secara <em>real-time</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi ekspresi wajah manusia secara otomatis sebagai alat bantu ahli psikologi dengan menggunakan metode YOLO</p> <p>(<em>You Only Look Once</em>). Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi wajah sekaligus mengklasifikasikan tiga jenis ekspresi dasar, yaitu senang, sedih, dan datar, secara real-time. Dataset ekspresi wajah diolah menggunakan platform Roboflow dan dilatih pada model YOLO sehingga mampu menghasilkan prediksi ekspresi dalam bentuk bounding box, label kelas, serta nilai kepercayaan. Sistem dilengkapi dengan fitur pendukung berupa pencatatan riwayat ekspresi, pengambilan tangkapan layar otomatis saat terjadi perubahan ekspresi, tampilan statistic persentase ekspresi, serta pembuatan laporan hasil pengamatan dalam bentuk file PDF. Pengujian dilakukan pada mahasiswa dengan variasi jarak dan sudut pandang, serta melibatkan ahli psikolog sebagai validator profesional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengenali ekspresi wajah dengan baik pada kondisi pencahayaan dan posisi wajah yang optimal, meskipun performa menurun pada jarak jauh, sudut miring, dan pencahayaan redup. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan dapat memberikan informasi tambahan yang bersifat objektif bagi psikolog dalam proses observasi awal kondisi emosional pasien, sehingga dapat mendukung proses asesmen psikologi secara lebih efisien.</p> <p><em>Kata kunci — ekspresi wajah, YOLO, klasifikasi emosi, senang, sedih, datar, psikologi.</em></p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29983PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ANTARMUKA WEBSITE UNTUK DETEKSI BAHASA ISYARAT DALAM MENDUKUNG KOMUNIKASI TEMAN DENGAR DAN TEMAN RUNGU2026-06-04T05:39:10+07:00Gavin Aji Rizqullah[email protected]Gavin Aji Rizqullah[email protected]Suci Aulia[email protected]Yuli Sun Hariyani[email protected]<p>Keterbatasan pemahaman bahasa isyarat pada Masyarakat umum menyebabkan terjadinya hambatan komunikasi dengan penyandang tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah antarmuka website yang mampu mendeteksi dan menerjemahkan bahasa isyarat secara real-time sebagai media bantu komunikasi antar teman dengar dan teman rungu. Metode yang digunakan Adalah Convolutional Neural Network (CNN) untuk pelatihan model pengenalan gesture bahasa isyarat, yang selanjutnya diintegrasikan ke dalam aplikasi web berbasis HTML, CSS, dan JavaScript. Pengujian dilakukan dengan menguji enam gesture bahasa isyarat, masing-masing sebanyak sepuluh kali percobaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai akurasi rata-rata sebesar 68.33% dengan waktu respons deteksi kurang dari satu detik.. Selain itu, pengujian fungsional dan kompatibilitas menunjukkan bahwa antarmuka website dapat berjalan dengan baik dan responsive pada berbagai resolusi layar laptop. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dinilai cukup dan berpotensi meningkatkan aksesibilitas serta inklusivitas komunikasi.</p> <p><em>Kata kunci—</em><em> Bahasa isyarat, CNN, deep learning, website, komunikasi inklusif</em></p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29987PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI VISIBLE LIGHT-ID BERBASIS MIKROKONTROLER2026-06-04T10:23:20+07:00Bintang Aurelia J.L[email protected]Denny Darlis [email protected]<p>Perkembangan Visible Light Communication (VLC) memungkinkan LED dimanfaatkan sebagai media transmisi data, salah satunya pada sistem Visible Light-ID (VL-ID) untuk identifikasi berbasis cahaya. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem VL-ID berbasis mikrokontroler dengan Arduino Nano sebagai pengirim dan ESP32 sebagai penerima. Data identitas dikirim melalui modulasi cahaya LED, diterima oleh sensor LDR, lalu diproses dan dikirim ke Firebase Realtime Database serta direkap pada Google Spreadsheet. Pengujian dilakukan berdasarkan variasi jarak, sudut, dan intensitas cahaya. Hasil menunjukkan sistem bekerja optimal pada jarak 1–3 cm dengan sudut 90° dan lebih stabil pada kondisi cahaya rendah, sehingga VL-ID layak digunakan sebagai sistem identifikasi sederhana dan terintegrasi IoT.</p> <p>Kata Kunci: Visible Light Communication, Visible Light-ID, Mikrokontroler, LED, Internet of Things</p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29988PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI VISIBLE LIGHT-ID BERBASIS MIKROKONTROLER2026-06-04T11:10:52+07:00Bintang Aurelia J.L[email protected]Denny Darlis [email protected]Denny Darlis [email protected]<p>Perkembangan Visible Light Communication (VLC) memungkinkan LED dimanfaatkan sebagai media transmisi data, salah satunya pada sistem Visible Light-ID (VL-ID) untuk identifikasi berbasis cahaya. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem VL-ID berbasis mikrokontroler dengan Arduino Nano sebagai pengirim dan ESP32 sebagai penerima. Data identitas dikirim melalui modulasi cahaya LED, diterima oleh sensor LDR, lalu diproses dan dikirim ke Firebase Realtime Database serta direkap pada Google Spreadsheet. Pengujian dilakukan berdasarkan variasi jarak, sudut, dan intensitas cahaya. Hasil menunjukkan sistem bekerja optimal pada jarak 1–3 cm dengan sudut 90° dan lebih stabil pada kondisi cahaya rendah, sehingga VL-ID layak digunakan sebagai sistem identifikasi sederhana dan terintegrasi IoT.</p> <p>Kata Kunci: Visible Light Communication, Visible Light-ID, Mikrokontroler, LED, Internet of Things</p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29989PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT KONTROL JUMLAH KENDARAAN DI LINGKUNGAN KAMPUS TELKOM UNIVERSITY2026-06-04T11:16:37+07:00Muhammad Wildan Wirayudha[email protected]Aris Hartaman[email protected]Sugondo Hadiyoso[email protected]<p>Pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat menimbulkan berbagai permasalahan dalam pengelolaan lahan parkir, khususnya di lingkungan kampus yang memiliki keterbatasan ruang. Kondisi kelebihan kapasitas parkir dapat menyebabkan kemacetan internal, meningkatnya waktu tunggu, serta menurunnya efisiensi mobilitas di dalam kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol penghitung jumlah kendaraan sebagai solusi dalam memantau ketersediaan lahan parkir di lingkungan Kampus Telkom University. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan sistem, pengujian perangkat secara berkala, serta observasi langsung di lapangan untuk mengevaluasi kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor dan mikrokontroler untuk mendeteksi kendaraan masuk dan keluar secara real-time. Data hasil penghitungan ditampilkan melalui dashboard berbasis web sebagai antarmuka visualisasi informasi parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan informasi ketersediaan lahan parkir secara akurat dan dapat diimplementasikan dengan biaya relatif ekonomis. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pendukung dalam pengelolaan parkir kampus serta berkontribusi pada pengembangan Intelligent Transportation Systems, khususnya dalam manajemen parkir yang efisien dan berkelanjutan.</p> <p><em>Kata kunci— Pengelolaan Lahan Parkir, ITS, Overcapacity, Sensor, Real-time.</em></p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/29990SERVER CYBER-PHYSICAL SYSTEM UNTUK TEKNOLOGI SWARM USV2026-06-04T11:24:45+07:00Luciano Hutapea[email protected]<p>Perkembangan teknologi Unmanned Surface Vehicle (USV) kini mengarah pada penerapan konsep Swarm yang memungkinkan kolaborasi antar-wahana untuk misi pemantauan area luas. Namun, operasional Swarm USV menghadapi tantangan krusial terkait integrasi data terpusat dan aksesibilitas pemantauan secara real-time, terutama ketika server lokal beroperasi pada jaringan seluler dengan alamat IP dinamis. Penelitian ini bertujuan merancang bangun server Cyber- Physical System (CPS) dengan arsitektur Edge Computing menggunakan Raspberry Pi 3 guna mengatasi kendala latensi dan konektivitas tersebut. Solusi yang ditawarkan menerapkan metode kontainerisasi menggunakan Docker untuk menjalankan layanan orkestrasi data n8n dan basis data PostgreSQL yang terintegrasi melalui protokol komunikasi ringan MQTT. Untuk menjamin keamanan dan aksesibilitas jaringan dari jarak jauh, sistem ini mengimplementasikan metode Overlay Network berbasis Tailscale guna mengatasi hambatan Network Address Translation (NAT) tanpa memerlukan IP publik statis. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem mampu memproses, memvalidasi, dan menyimpan data telemetri kompleks (navigasi dan parameter lingkungan) ke dalam basis data terpusat dengan tingkat keberhasilan 100%. Pengujian kinerja jaringan melalui jalur VPN menunjukkan rata-rata latensi pengiriman data sebesar 145 ms, yang masih berada dalam batas toleransi operasional, serta membuktikan bahwa server mampu beroperasi stabil tanpa kegagalan layanan selama pengujian durasi 3 jam.</p> <p>Kata Kunci: Cyber-Physical System, Swarm USV, Edge Computing, MQTT, Docker, Tailscale</p>2026-06-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026