Penyutradaraan Film Pendek Dokumenter Drama Sma Terbuka
DOI:
https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.10997Abstract
Abstrak
Karya tulis ini memuat proses perancangan film pendek dokumenter drama SMA Terbuka. SMA Terbuka merupakan salah satu program pemerintah provinsi Jawa Barat sebagai solusi untuk menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) pendidikan menengah di Jawa Barat. Tujuan perancangan karya ini dimaksudkan untuk memahami pengaruh SMA Terbuka dalam memberikan perubahan pada kehidupan siswanya dan menyampaikannya kepada masyarakat dalam bentuk film pendek dokumenter drama. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan metode kuantitatif. Data yang diperoleh lalu diolah untuk kemudian dianalisis. Hasil analisis menghasilkan 3 temuan momen besar sebagai kunci utama perkembangan pada sebagian besar anak SMA Terbuka, yaitu penyesalan, pendidikan, dan harapan. Dari hasil penilitian ini, dibuatlah film pendek yang diharapkan dapat menginspirasi para pelajar SMA terutama di Tasikmalaya untuk bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu.
Abstract
This paper contains the process of making a documentary drama short film about SMA Terbuka. SMA Terbuka is West Java Government program as the solution to increase the Gross Participation Rates (GPR) and the Pure Participation Rates (PPR) of secondary education in West Java. The aim of making this paper is to understand the impact of this program in the way to make a change of student's life, and deliver the story to the people thru a documentary drama short film. In the data collecting process, I use the qualitative method using phenomenology as an approachment and qualitative method. The obtained data then processed to be analyzed. The analysis results discovered three big moments which are the main key to the student's development. Those are regret, education, and hope. This research is a database for making a short film that hopefully can inspire high school students in Indonesia, especially in Tasikmalaya to seriously chasing studying.



