Perancangan Prototype Aplikasi Mobile Museum Geologi Bandung

Satria Eko Wicaksono, Ananda Risya Triani, Adya Mulya Prajana

Abstract

Abstrak
Kota Bandung memiliki berbagai jenis tujuan wisata, mulai dari wisata kota, wisata belanja, wisata
kuliner, wisata alam, dan wisata edukasi. Sebagai objek wisata edukasi Kota Bandung memiliki berbagai
museum yang menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah Museum Geologi Bandung. Museum Geologi
Bandung yang didirikan pada tanggal 16 Mei 1929 adalah sebuah museum yang menyediakan informasi
mengenai artefak-artefak geologi dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan geologi Indonesia. Museum
Geologi selalu ramai dengan pengunjung, baik dari kalangan dewasa, remaja, hingga anak-anak. Namun
Museum Geologi Bandung masih memiliki masalah dalam penyampaian informasi, yaitu website resmi
museum yang kurang diminati. Penulis menawarkan solusi dengan merancang sebuah aplikasi mobile
sebagai media digital tour guide sebagai media informasi utama bagi Museum Geologi Bandung
sekaligus untuk menarik minat pengunjung yang nantinya dapat membantu penggunanya dalam
mendapatkan informasi seputar geologi Indonesia, perancangan ini menggunakan metode observasi
proyek sejenis, studi literatur, wawancara dengan pihak terkait, analisis data matriks dari proyek sejenis
dan juga kuesioner yang disebarkan secara online. Data yang diperoleh menjadi acuan bagi perancangan
sebuah aplikasi digital tour guide yang diberi nama GeoMuzee.
Kata Kunci: Perancangan Prototype Aplikasi Mobile, Museum Geologi Bandung, Wisata Museum.
Abstract
The city of Bandung has various types of tourist destinations, ranging from city tours, shopping tours,
culinary tours, nature tours, and educational tours. As an educational tourist attraction in the city of
Bandung with various museums that become tourist destinations, one of which is the Bandung Geological
Museum. The Bandung Geology Museum, which was founded on May 16, 1929 is a museum that
provides information about geological artifacts and other matters related to Indonesian geology. The
Geology Museum is always busy with visitors, from adults, teenagers and children. However, the
Bandung Geological Museum still has problems in delivering information, namely the museum's official
website which is less desirable. The author offers a solution by designing a mobile application as a digital
tour guide media as the main medium for information about the Bandung Geology Museum as well as to
attract visitors who can later help users get information about Indonesian geology, this design uses similar
project observation methods, literature studies, interviews with related parties, data matrix analysis of
similar projects and also questionnaires distributed online. The data obtained becomes a reference for
designing a digital tour guide application called GeoMuzee.
Keywords: Mobile Application Design, Bandung Geological Museum, Museum Visit.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.