Nilai Filosofi Pembuatan Roti Dalam Kehidupan Berkesenian

Azkia Nurmaulida, Donny Trihanondo, Adrian Permana Zen

Abstract

Roti dalam hakikatnya merupakan makanan pokok. Walaupun dalam budaya asia, roti bukanlah makan pokok terutama di Indonesia dan tidak menjadi budaya pangan rakyat Indonesia. Namun seiring perkembangan roti masuk ke Indonesia, roti mulai menjadi bagian dari budaya rakyat. Contoh akulturasi budaya yang terjadi antara budaya Indonesia dengan kebaradaan rotiseperti penggunaan roti buaya dalam budaya betawi. Pembuatan roti tidak serta-merta mudah untuk dilakukan, banyak tahapan- tahapan yang perlu dilewati seperti pemilihan bahan baku, pengolahan bahan baku, hingga proses pemanggangan roti. Layaknya dalam berkarya, ada banyak tahapan yang perlu dilewati seperti proses pencarian data, pengayakan konsep, hingga proses pengkaryaan. Kesamaan siklus ini menjadikan roti mampu bermetamorfosis sebagai sebuah filosofi etos kerja khususnya dalam medan seni rupa. Lebih dari itu juga, roti menjadi kuliner favorit penulis sehingga penulis merasa keberadaan roti dan seni rupa dapat menyatu terutama dalam etos kerja. Dalam karya ini penulis ingin memvisualisasikan pembuatan roti menjadi karya foto esai dengan konsep memetaforakan roti sebagai filosofi penciptaan karya. Kata-kata kunci: Roti, Fotografi, Esai, Berkesenian

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.