PENGKARYAAN FOTOGRAFI: MEREKA YANG TUMBUH KARENA LUKA

Authors

  • Bella Amelia Telkom University
  • Soni Sudono Telkom University
  • Adrian Permana Zen Telkom University

Abstract

Abstrak: Keluarga harmonis adalah harapan bagi semua orang, memiliki hubungan dan peran yang dapat berjalan sebagaimana mestinya. Namun terdapat beberapa keluarga yang berujung tidak bahagia. Broken home lah yang akan terjadi apabila keutuhan keluarga yang berakhir, merupakan kondisi awal mulanya luka pada anggota keluarga khususnya anak. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidakutuhan hubungan keluarga dan memberikan dampak rasa tidak aman, rasa penolakan, sedih, kesepian, marah dan menyalahkan diri sendiri. Masalah yang sering dialami oleh anak diantaranya tumbuh dengan penuh rasa luka, mengalami depresi, mengalami keadaan di fase quarter life crisis yang menyebabkan keadaan anak harus menentukan pilihannya dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri tanpa adanya kasih sayang diberikan oleh orang tua seutuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan visualisasi yang terdapat kondisi depresi dan rasa takut dari dampaknya broken home dalam fase quarter life crisis serta memberikan dukungan kepada khalayak dengan kondisi serupa. Kesimpulan yang didapatkan adalah tidak semua keluarga dapat bertahan hingga akhir masa, terdapat keluarga yang berujung broken home. Perisitiwa ini menjadi awal rasa luka pada semua yang merasakan khususnya seorang anak. Mereka menjadi sasaran tepat dari hubungan keluarga yang retak, kehilangan harapan, menghambat perkembangan dan menjalani hidup dengan rasa kesendirian. Kondisi ini dituangkan dalam sebuah seni fotografi, menunjukkan bagaimana rasa dari ketakutan, kesepian, kehilangan dan luka yang mendalam. Sebuah karya penuh ekspresi diri yang anomi penuh dengan merasa sendiri.

Kata kunci : broken home, quarter life crisis, fotografi

Abstract: A harmonious family is everyone's hope, having relationships and roles that can work as they should. But there are some families who end up unhappy. Broken home is what will happen if the family unity ends, isthe initial condition of injury to family members, especially children. This can be caused by incomplete family relationships and the impact of insecurity, rejection, sadness, loneliness, anger and self-blame. Problems that are often experienced by children include growing up full of wounds, experiencing depression, experiencing a situation in the quarter life crisis phase which causes the child to have to make his choice and be responsible for his own choices without the love given by the whole parent. The purpose of this study is to provide a visualization of depression and fear from the impact of a broken home in the quarter life crisis phase and to provide support to audiences with similar conditions. The conclusion obtained is that not all families can survive until the end of time, there are families that end in broken homes. This incident became the beginning of pain for all who feel especially a child. They are the right targets of fractured family relationships, lose hope, hinder development and live life with a sense of solitude. This condition is expressed in the art of photography, showing the feelings of fear, loneliness, loss and deep wounds. A work full of anomie self-expression full of feeling alone.

Keywords : broken home, quarter life crisis, photography

Downloads

Published

2022-04-01

Issue

Section

Program Studi S1 Seni Rupa Murni