PENGEMBANGAN MOTIF BORDIR DENGAN INSPIRASI BATIK TULIS KELAYANG INDONESIA PADA BUSANA LEISURE WEAR

Penulis

Abstrak

Provinsi  Bangka  Belitung  dikenal  sebagai  penghasil  timah  terbesar  di Indonesia. Namun  saat  ini  jumlah produksinya menurun, sehingga  timah  tidak  lagi menjadi  pendapatan  utama  pemerintah  daerah,  hal  ini membuat  Belitung mulai fokus pada layanan pariwisata dengan harapan ekonomi kreatif di bidang pariwisata menjadi sektor pendapatan utama. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menempatkan sekelompok  peneliti  Inovatif dan  Kreatif  Kolaborasi Nusantara  (IKKON) di  Belitung dengan  tujuan  menciptakan  ekonomi  kreaatif  yang  kondusif,  Dalam  upaya mengembangkan  ekonomi  kreatif,  IKKON  membentuk  brand  Kelayang  Indonesia untuk menjembatani  dan mewadahi  para  pengrajin  Belitung  untuk   menjangkau pasar  lebih  luas.  Kelayang  Indonesia  memiliki  produk  yang  belum  banyak dikembangkan  karena  terbatasnya  kemampuan  membatik  pengrajin  di  Belitung. Produk tersebut adalah batik tulis Kelayang Indonesia. Batik tulis Kelayang Indonesia memiliki  aset  aset motif  flora  yang  berpotesi  untuk  dikembangkan menggunakan teknik  lain. Teknik bordir merupakan teknik yang sering diaplikasikan pada busana sehari-hari,  motif  flora  biasanya  sering  diaplikasikan  pada  teknik  bordir.  Dengan menggunakan  metode  kualitatif,  yaitu  studi  literatur,  observasi,  wawancara  dan eksplorasi  pada  motif  dan  teknik  tekstil.  Pengembangan  aset  motif  batik  tulis Kelayang  Indonesia  menggunakan  teknik  bordir  dapat  memberikan  kebaruan penerapan motif pada busana leisure wear Kelayang Indonesia.        Kata kunci : IKKON, kelayang indonesia, batik tulis, bordir, leisure wear

Referensi

Pangestu, D. A. (2018) IKKON BELITUNG: Catatan Perjalanan dan Kolaborasi Kreatif. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Republik Indonesia.

Wibowo, H. B. (2018) 8Kolaborasi Kreatif Dengan Prinsip Berbagi Manfaat Secara Etis Melalui Desain9, SENADA (Seminar Nasional Desain dan…, pp. 1–13. Available at: https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/vie w/6.

Wisnubroto, K. (2021) 8Keunikan Geopark Belitong Diakui Dunia9. Available at: https://indonesia.go.id/kategori/pariwisata/2753/keunikangeoparkbelitong-diakui-dunia.

Kudiya, K. (2019). Kreativitas dalam desain batik. Bandung: ITB Press. https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/1509 /slug/kreativitas-dalam-desain-batik.html

Holowko, R. (2022). Pattern Design

Secrets.https://patternanddesign.com/book

Kight, K. (2011). A Field Guide to Fabric design. Stash Books.

Hery Suhersono. (2004). Desain bordir motif flora dan dekoratif. google book. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=OhQISi12wycC&oi =fnd&pg=PA6&dq=bordir&ots=ZNs- GXcm95&sig=ctFMJuDfSiHrBIcZj4Ab5UftCOM&redir_esc=y#v=one page&q=bordir&f=false

Setiawardhani, S. D., & Bastaman, W. N. U. (2020). Kajian Busana Leisure Wear pada Pelaku Gaya Hidup Sehat di Kota Bandung. eProceedings of Art & Design, 7(2).

Arthapura, P. A. C. (2013) Potret Belitung: Negeri Laskar Pelangi. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Belitung. Available at: https://portal.belitung.go.id/asset/files/pdf/potret_belitung.p df.

Yuliarma (2016) The Art Of Embroidery D esigns . Cetakan Pe. Edited by L. A. Handwiko. Jakarta: PT Gramedia.

Diterbitkan

2023-06-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Kriya