PERANCANGAN ULANG ALAT PENGOLAH LIMBAH GRAY WATER UNTUK SKALA RUMAH TANGGA
Abstract
Limbah gray water menempati jenis limbah cair domestik terbanyak di Indonesia. Limbah tersebut memiliki potensi besar untuk di daur ulang, namun hanya sedikit sekali masyakarat yang menyalurkan limbah gray water ke pusat IPAL karena prosedur dan prosesnya yang tidak mudah. Pengolahan air limbah skala besar membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan menurut penelitian, pengolahan limbah cair skala kecil dapat berjalan lebih optimal dan memberikan hasil yang lebih baik. Pemanfaatan air hasil daur ulang yang paling memungkinkan untuk dapat diterima oleh masyarakat saat ini adalah kegiatan non-potable water reuse. Siram toilet menjadi tingkat pertama dalam penggunaan air bersih terbanyak pada kegiatan domestik non- potable use. Sehingga penelitian ini fokus pada perancangan ulang alat pengolahan limbah gray water usebagai penunjang pengolahan limbah gray water skala rumah tangga yang hasil pengolahannya dapat digunakan untuk siram toilet. Produk Portable Tank dijadikan sebagai produk acuan dalam penelitian ini. Kata Kunci: limbah, gray water, daur ulang, rumah tangga, siram toilet.Downloads
References
Antropometri indonesia. (2013). PENGUKURAN ANTROPOMETRI. https://antropometriindonesia.org/index.php/detail/sub/3/4/0/dimensi_antropometri
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2018). Indonesia’s Technology Needs Assessment for Climate Change Adaptation.
Bappenas dan AusAid. (2014). Dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Sumber Kota Bandung. Dit.Perumahan Dan Permukiman, Bappenas Dan Waspola Facility. http://www.ampl.or.id/digilib/read/96- dokumen- rencana-pengamanan-air- minum-rpam-sumber-kota- bandung/50683
Handayani, D. S. (2014). Kajian Pustaka Potensi Pemanfaatan Greywatersebagai Air Siram Wc Dan Air Siram Tanaman Di Rumah Tangga. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 10(1), 41–50. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/presipitasi.v10i1.41-50
Meiwandari, M., & Sriyanti, I. (2019). Analisis Struktur Heksagonalterhadap
Bentuk Sarang Lebah. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, 6(1), 82– 89. https://doi.org/10.36706/jipf.v6i1.7818
Rudi, O. :, Pusat, N., Lingkungan, T., Pengkajian, B., Penerapan, D., & Abstrak, T.
(2014). PEMASYARAKATAN DAUR ULANG AIR LIMBAH UNTUK MENGANTISIPASI KELANGKAAN AIR AKIBAT PERUBAHAN IKLIM GLOBAL
Dissemination Of Waste Water Recycling For Water Scarcity Anticipation Due To Global Climate Change. 7(1). https://doi.org/https://doi.org/10.29122/jai.v7i1.2392
Said, N. I. (2018). Daur Ulang Air Limbah (Water Recycle) Ditinjau Dari Aspek
Teknologi, Lingkungan Dan Ekonomi. Jurnal Air Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.29122/jai.v2i2.2300
SNI. (2005). Tata cara perencanaan sistem plambing. Badan Standar Nasional, SNI -7065-2005, 23.



