PENCIPTAAN VIDEO DENGAN TEMA NATURE MENGGUNAKAN TEKNIK HYPERLAPSE BERJUDUL "BEAUTY OF NATURE’S" BERLATAR BELAKANG ALAM JAWA BARAT

Penulis

Abstrak

Sering kali  kita menyadari bahwa alam telah memberikan  kita kehidupan di dunia ini dari suatu hal yang sederhana maupun hal yang besar dari hal sederhana itu kita bisa menikmati apa yang telah diberikan alam kepada kita contohnya seperti pegunungan memberikan kita sumber air yang begitu banyak kepada kita lalu hutan memberikan oksigen yang berlimpah kepada kita dan sumber kehidupan yang lain – lain. Jawa Barat saat ini merupakan salah satu tujuan untuk melakukan wisata oleh  para wisatawan,  karena memiliki beragam  jenis  tempat  wisata  khususnya  dengan  keindahan alam  yang  sangat menarik,  hal  ini memicu masyarakat  untuk mencari  tempat  wisata  alam  yang menarik  sesuai  dengan  kebutuhannya.  karya  ini  merupakan  sebuah  bentuk  untuk  menunjukan eksitensi ke indahan alam yang berada di Jawa Barat kepada masyarakat lokal maupun internasional supaya bisa lebih mengenal ke indahan yang ada di Jawa Barat dan lebih menyadari betapa pentingnya kita menjaga alam yang ada di sekitar kita. karya ini berupa  sinematografi yang didalamnya terdapat gabungan dari fotografi serta videografi dengan beberapa teknik yang dipakai seperti hyperlapse dan cinematic. penulis juga berharap kita bisa lebih menjaga alam yang telah diberikan kepada kita supaya kita bisa terus menikmatinya lebih lama.

Kata Kunci: fotografi, alam, hyperlapse, sinematografi, Jawa Barat

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Karunia, Vanya. (2021). Fotografi: Pengertian, Tujuan, dan Prinsipnya. Kompas.com

Karyadi, B. (2017). Fotografi: Belajar Fotografi. NahlMedia.

Sudjojo, M. (2010). Tak tik fotografi. Bukune.

Karunia, Vanya. (2021). Fotografi: Pengertian, Tujuan, dan Prinsipnya. Kompas.com

Karyadi, B. (2017). Fotografi: Belajar Fotografi. NahlMedia.

Materi, A. (2022, july 26). Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse (Pembahasan Lengkap). diakses dari materibelajar.co.id: https://materibelajar.co.id/perbedaan-timelapse-dan- hyperlapse/

Ban, I. ,. O., 2011. Fuzzy Multicriteria Decision Making Method Applied To Selection Of The Best Touristic Destinations. International Journal Of Mathematical Models And Methods In Applied Sciences, 5(2), pp. 264-271.

Meigh-Andrews, C. (2013). A history of video art. A&C Black.

Pareira, O., Santoso, A. J. & Ardanari, P., 2014. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Wisata Di Timor Leste Dengan Metode Lectre. Salatiga, s.n., pp. 51-66.

Purnamasari, D., Abdillah, G., & Komarudin, A. (2017). Sistem pendukung keputusan rekomendasi tempat wisata di Jawa Barat menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Prosiding SNATIF, 49-55.

Zen, A. P., & Trihanondo, D. (2022, March). Perkembangan Seni Fotografi Dan Sinematografi Serta Tantangannya Pada Era Pasca Pandemi Covid-19. In Senada (Seminar Nasional Manajemen, Desain Dan Aplikasi Bisnis Teknologi) (Vol. 5, pp. 33-41).

Diterbitkan

2023-08-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Seni Rupa Murni

Cara Mengutip

Negara, F. W., Trihanondo, D., & Sintowoko, D. A. W. (2023). PENCIPTAAN VIDEO DENGAN TEMA NATURE MENGGUNAKAN TEKNIK HYPERLAPSE BERJUDUL "BEAUTY OF NATURE’S" BERLATAR BELAKANG ALAM JAWA BARAT. eProceedings of Art & Design, 10(4). https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/artdesign/article/view/20745