VISUALISASI PERSPEKTIF PEROKOK PASIF DALAM KARYA SENI INSTALASI

Anisa Epri Diningrum, Soni Sadono, Dyah Ayu Wiwid Sintowoko

Abstract

Perokok pasif mendapat dampak yang lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif karena asap yang dibuang memiliki kadar bahan kimia yang lebih tinggi dibandingkan dengan asap yang dihisap oleh perokok. Asap rokok yang terdapat di udara dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan kanker serta penyakit lain seperti peningkatan infeksi saluran pernafasan, gejala alergi, sakit kepala, radang mata, dan hidung. Pengkaryaan tugas akhir ini mengangkat tema mengenai dampak negatif dari asap rokok berdasarkan perspektif perokok pasif. Metodologi yang digunakan adalah studi pustaka dan eksplorasi medium karya. Pengkaryaan tugas akhir ini di latar belakangi oleh keresahan personal sebagai perokok pasif terhadap asap rokok dan akan divisualisasikan dalam karya instalasi berbentuk patung setengah badan yang pada bagian dadanya dilapisi cat thermochromic kemudian dihembuskan udara hangat sebagai representasi dari asap rokok. Pengkaryaan ini ditujukan untuk meningkatkan awareness kepada masyarakat terutama perokok aktif bahwa kegiatan merokok yang dilakukan berdampak negatif bagi orang lain atau keluarga yang berada disekitarnya baik dalam jangka waktu yang singkat maupun panjang, sehingga diharapkan bahwa perokok aktif dapat menghargai keberadaan orang lain sebagai perokok pasif.

Kata kunci: Asap rokok, perokok pasif, dampak negatif, seni instalasi

Full Text:

PDF

References

Aditama, Y. Tjandra, 1955- (1992). Rokok dan Kesehatan / Tjandra Yoga Aditama. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).

Jaya, M. (2019). Pembunuh Berbahaya itu Bernama Rokok. Yogyakarta: Rizma.

Mulyono, D. (1995). Merokok dan Penyakit Kardiovaskuler, Jurnal Kedokteran dan Farmasi, No.9. Tahun XXI. Jakarta: PT. Grafiti Medika Pers.

Ridwan, Muhammad. (2017). Mengenal & Menjaga Kesehatan Pernafasan. Yogyakarta: Lontar Mediatama, 2017.

Sumantri, H. A., & SKM, M. K. (2017). Kesehatan Lingkungan-Edisi Revisi. Prenada Media. Depok: KENCANA.

Sodik, Ali M. A. (2018). Merokok & Bahayanya. Pekalongan: PT. Nasya Expanding Management. Jurnal

Marvella. B & Kurnia. A. S. (2019). Galeri Seni Interaktif. Jurnal Sains, Teknologi,

Urban, perancangan, Arsitektur (Stupa) 1, no. 2 (2019): 929-940.

https://journal.untar.ac.id/index.php/jstupa/article/view/4421

Marsita, M. M. (2022). Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan: Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan. JURNAL SOLUSI KESEHATAN, 1(1), 20-25. Di akses melalui http://ojs.stikara.ac.id/index.php/JSK/article/view/345/112 pada

Mei 2023.

Nururrahmah, (2015). Pengaruh Rokok terhadap Kesehatan dan Pembentukan Karakter Manusia. Diakses pada 5 Mei 2023 melalui

file:///Users/700411/Downloads/226-429-1-SM%20(1).pdf

Sadono, S. (2017). Budaya disiplin dalam berlalu lintas kendaraan roda dua di Kota Bandung. Diakses pada 26 Mei 2023 melalui

https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/progresif/article/viewFile/11094/7905

Sintowoko, D. A. W. (2014). Sumber Gagasan Penciptaan Karya Audio Visual

Berbasis Konten Lokal. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 5(2). Diakses

melalui https://doi.org/10.33153/capture.v5i2.673

Susanna, D., Hartono, B., & Fauzan, H. (2003). Penentuan Kadar Nikotin dalam Asap Rokok. Diakses pada 25 Mei 2023 melalui

https://www.researchgate.net/profile/DewiSusanna/publication/315562229_Nicotine_Content_Determination_on_C

igarettes_Smoke/links/58ff5432a6fdcc8ed50da146/Nicotine-ContentDetermination-on-Cigarettes-Smoke.pdf

Website

Aranditio, S. (2023). 120 Juta Orang Indonesia Jadi Perokok Pasif karena Aturan Tidak Tegas. Diakses pada 6 Mei 2023 melalui

https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/03/16/120-juta-orangindonesia-jadi-perokok-pasif-karena-aturan-tidak-tegas-1

Dihni, V. A. (2022). Persentase Perokok Usia di Atas 15 Tahun di Lampung Tertinggi Nasional pada 2021. Databoks. Diakses pada 7 Mei 2023 melalui

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/02/07/persentaseperokok-usia-di-atas-15-tahun-di-lampung-tertinggi-nasional-pada2021#:~:text=Berdasarkan%20data%20Badan%20Pusat%20Statistik,28%2C96%25%20pada%202021

Kusnandar, B. V. (2019). 96 Juta Orang Indonesia Jadi Perokok Pasif. Diakses

melalui https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/07/04/96-jutaorang-indonesia-jadi-perokok-pasif pada 8 Mei 2023.

P2PTM Kemenkes RI, (2019). Apa itu Perokok Aktif?. Diakses melalui

https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-parukronik/apa-itu-perokokaktif#:~:text=Perokok%20aktif%20adalah%20orang%20yang,(satu)%20batang%20dalam%20sehari. Pada 6 Mei 2023.

P2PTM Kemenkes RI, (2019). Yuk, Mengenal Apa Itu Perokok Pasif?. Diakses melalui https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-parukronik/yuk-mengenal-apa-itu-perokokpasif#:~:text=adalah%20orang%20yang%20bukan%20perokok,untuk%20tidak%20menghirup%20asap%20rokok. Pada 6 Mei 2023.

PP. RI. (2012). Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa ProdukTembakau bagi Kesehatan. PP. RI. NO.109, 2012. PRESIDEN REPUBLIKINDONESIA. Diakses melalui

file:///Users/700411/Downloads/PP%20Nomor%20109%20Tahun%202012%20(1).pdf pada 6 Mei 2023.

Thabroni, G. (2021). Seni Instalasi - Pengertian, Sejarah, Kategori (Lengkap).Diakses pada 27 Mei 2023 melalui https://serupa.id/seni-instalasipengertian-sejarah-kategori-lengkap/

Yuana, L. (2021). TCSC IAKMI Jatim : Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok Belum Maksimal.

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/366791/tcsc-iakmi-jatim--

implementasi-perda-kawasan-tanpa-rokok-belum-maksimal

Refbacks

  • There are currently no refbacks.