PERANCANGAN BRAND ACTIVATION DESA WISATA TARUMAJAYA BERSAMA TRAVELOKA DALAM MEMBANGUN RECOGNITION TERHADAP GENERASI Z DI KOTA BANDUNG
Abstrak
Desa Tarumajaya belum memaksimalkan pesan komunikasinya sehingga
potensi dan nilai sejarah kurang tersampaikan pada target sasarnya. Maka dari itu,rumusan masalah yang akan dibahas adalah bagaimana merancang pesan komunikasi,
visual, dan media kreatif untuk kebutuhan brand activation Desa Wisata Tarumajayadalam membangun recognition. Adapun tujuan yang akan dicapai adalah menciptakan
pesan komunikasi sekaligus rancangan visual dan media kreatif untuk menunjang brandactivation Desa Wisata Tarumajaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan mengacu pada teori Moleong. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi,wawancara, kuesioner. Data kemudian dianalisis melalui cultural mapping, analisismatriks perbandingan, SWOT, AOI, dan AISAS. Hasil yang telah dicapai adalahperancangan brand activation berupa event pameran yang mengkomunikasikan nilai
sejarah dan kearifan lokal Desa Tarumajaya dengan target audiens yaitu generasi Zkhususnya usia 17-21 tahun di Kota Bandung. Pameran akan berpartnership dengan
Traveloka dan diselenggarakan dalam acara West Java Festival. Konsep ini dipilih karenaDesa Tarumajaya masih perlu membangun brand recognition-nya, sehingga partnershipdengan brand ternama dan kehadiran dalam acara yang sudah terkenal dapat membantumeningkatkan eksposur dan minat audiens. Melalui perancangan ini, diharapkan dapatmenjadi solusi bagi Desa Wisata Tarumajaya dalam mengembangkan desa wisata danmemperkenalkannya kepada audiens yang lebih luas melalui keunikan nilai sejarahnya.
Kata kunci: brand activation, Desa Tarumajaya, recognition, sejarah.
Referensi
Alif, M. Z., & Shidiq, M. (2024). EKSPLORASI POTENSI KERAJINAN GOLEK DI DESA
TARUMAJAYA DENGAN MEMANFAATKAN SEJARAH DAN KEARIFAN LOKAL.
Prosiding ISBI Bandung.
Ambrose, Gavin., & Harris, P. (2011). Layout. Ava Pub. SA.
Asiani, F. (2020). Persuasive Copywriting: Sebuah Seni Menjual Melalui Tulisan.
Anak Hebat Indonesia.
Belch, G. E., Belch, M. A., Kerr, G., Powell, I., & Waller, D. (2020). Advertising: An
Integrated Marketing Communication Perspective 4e. Jillian Gibbs and
Matthew Coxhill.
https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/163787/slug/a
dvertising-an-integrated-marketing-communication-perspective-4e.html
Blain, C., Levy, S. E., & Ritchie, J. R. B. (2005). Destination branding: Insights and
practices from destination management organizations. Journal of Travel
Research, 43(4), 328–338. https://doi.org/10.1177/0047287505274646
Cohen, H. (2011, Agustus 8). 30 Branding Definitions.
https://heidicohen.com/30-branding-definitions/
Dameria, A. (2007). Color Basic: Panduan Dasar Warna untuk Desainer dan
Industri Grafika. Link Match Graphic.
Hembree, R. (2006). The Complete Graphic Designer: A Guide to Understanding
Graphics and Visual Communication. Rockport.
Hendriyani, I. G. A. D. (2023, Januari 24). Siaran Pers: Kemenparekraf Gandeng
Traveloka Kembangkan Sektor Parekraf. Kemenparekraf/Baparekraf RI.
Hereyah, Y., & Kusumaningrum, R. (2019). PROSES DESTINATION BRANDING
DALAM MEMBENTUK CITRA TUJUAN WISATA MUSEUM INDONESIA. Jurnal
Ilmu Politik dan Komunikasi, 9(2). https://doi.org/10.34010/JIPSI.V9I2.2466
Ilhamsyah. (2021). Pengantar Strategi Kreatif Advertising Era Digital (D. Arum,
Ed.; 1 ed.). ANDI.
Judisseno, R. K. (2019). Branding Destinasi & Promosi Pariwisata. Gramedia
Pustaka Utama.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2006). Prinsip - Prinsip Pemasaran (2 ed.). Erlangga.
Kusrianto, A. (2006). Pengantar Desain Komunikasi Visual (R. W. Rosari, Ed.).
ANDI.
Moleong, L. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (revisi). PT Remaja
Rosdakarya.
Moriarty, S., Mitchell, N., & Wells, W. (2009). Advertising: Principles & Practice.
Pearson Education.
Mujib, F., & Saptiningsih, T. (2020). School Branding: Strategi di Era Disruptif.
Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif No 11 Tahun 2022 (2022).
https://jdih.maritim.go.id/cfind/source/files/permenparekraf/2022/perme
n-parekraf-no.-11-tahun-2022.pdf
Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Nomor 12 Tahun 2020 (2020).
https://jdih.maritim.go.id/permenparekraf-no-12-tahun-2020
Priyadma, R. H. (2020, Maret 13). Mendesain Lebih Baik dengan Metode C.R.A.P.
Medium. https://medium.com/belajar-desain/mendesain-lebih-baikdengan-metode-c-r-a-p-e7d971db311d
Putra, R. W. (2021). Pengantar Desain Komunikasi Visual dalam Penerapan.
ANDI.
Sihombing, D. (2015). Tipografi Dalam Desain Grafis. Gramedia Pustaka Utama.
Soewardikoen, D. W. (2019). Metodologi Penelitian Desain Komunikasi Visual.
Kanisius.
Sudaryono. (2017). Metodologi Penelitian (1 ed.). Rajawali Pers.
Syafrizal Widyatma, M., Wiba Pamela, A., & Aulia, R. (2023). PERANCANGAN
STRATEGI PROMOSI DESA TENUN PRINGGASELA SEBAGAI DESTINASI
WISATA BUDAYA UNGGULAN DI LOMBOK TIMUR (Vol. 10, Nomor 6).
Wirdayanti, A., Asri, A., Anggono, B. D., Hartoyo, D. R., Indarti, E., Gautama, H.,
Esti, H., Harefa, K., Minsia, M., Rumayar, M., Indrijatiningrum, M., Susanti,
T., & Ariani, V. (2021). PEDOMAN DESA WISATA (2 ed.). Kementerian
Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi.
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url
h4pZt



