Perancangan Ulang Interior Perpustakaan Kabupaten Tangerang Dengan Pendekatan Perilaku

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya minat baca di Indonesia, termasuk kurangnya kegiatan yang mendorong minat membaca, terbatasnya bahan bacaan, dan rendahnya penjualan buku. Oleh karena itu, pemerintah saat ini perlu memperhatikan bagaimana membangun fasilitas yang mengikuti minat masyarakat dengan mengutamakan interaksi sosial. Hal ini juga berlaku pada Perpustakaan Kabupaten Tangerang yang berupaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan memaksimalkan fungsi perpustakaan sebagai fasilitas interaksi sosial. Perpustakaan Umum Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan rendahnya minat membaca dan jumlah kunjungan, terutama di kalangan remaja dan dewasa, hal ini diakibatkan oleh fasilitas yang kurang memadai dan ruang yang terbatas. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan perancangan ulang interior perpustakaan agar dapat mendukung berbagai kegiatan seperti belajar, berdiskusi, dan rekreasi. Dengan memaksimalkan penggunaan ruang dan peningkatan sistem keamanan. Perancangan ini didasarkan pada data dari wawancara, observasi, studi lapangan, dan studi literatur untuk memastikan perancangan sesuai dengan standar. Diharapkan, perancangan ulang ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, meningkatkan layanan, serta meningkatkan minat membaca dan jumlah kunjungan.

Kata kunci : Kabupaten Tangerang, minat baca, minat kunjung, perancangan ulang, perpustakaan

Referensi

Adjie, M. D. (2011). Pengaruh desain interior perpustakaan terhadap pembentukan citra positif perpustakaan. Jurnal EduLib, 1(1), 77–86.

Andrean, A. Y., Pratiwi, I., Nopianto, D., & Prihanto, T. (2024). Pendekatan arsitektur perilaku pada perancangan perpustakaan daerah Kota Mataram: The design of Mataram City’s regional library through a behavioral architecture approach. SARGA: Journal of Architecture and Urbanism, 18(1), 93–102.

Anugrah, D., & Ardoni, A. (2013). Penataan ruangan di perpustakaan umum Kota Solok. Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, 1(2), 1–8.

Erlianti, G. (2017). Penerapan sistem keamanan koleksi pada Perpustakaan Kota Yogyakarta. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 9(1).

Fitrianto, Y., Rustan, E., & Takwim, M. (2022). Minat kunjung pembaca ditinjau dari desain interior dan koleksi buku di Perpustakaan IAIN Palopo. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 8(1), 13–24.

Handayani, R. (2001). Perpustakaan anak di Yogyakarta dengan penekanan pada suasana ruang yang memberikan kenyamanan gerak sesuai dengan karakteristik anak yang aktif dan dinamis.

INDONESIA, K. P. N. R. (n.d.). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Atas.

Kristanti, E., & Harapan, I. (2023). Stimulasi minat membaca pada anak usia dini melalui storytelling. Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora, 2(1), 24–33.

Larasati, I. D., & Juvitasari, P. B. (2022). Desain interior dan minat kunjung masyarakat di Perpustakaan Daerah Kabupaten Trenggalek. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 14(1), 1–15.

Panero, J., & Zelnik, M. (1979). Human dimension and interior space: A source book of design reference standards. Watson-Guptill.

Perpustakaan Nasional, R. I. (2000). Pedoman umum penyelenggaraan perpustakaan umum. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional, R. I. (2011). Pedoman tata ruang dan perabot perpustakaan umum. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan Nasional, R. I. (2019). Standar nasional perpustakaan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Roesminingsih, E. (2020). Layanan dan fasilitas perpustakaan dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 389–400.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-11-15

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Desain Interior