PENERAPAN ELEMEN DEKORATIF DENGAN INSPIRASI BATIK MANGROVE KUTAWATU MENGGUNAKAN TEKNIK STENSIL PADA BUSANA MODEST WEAR

Authors

  • Syarifah Niswatul Khaira Telkom University
  • Sari Yuningsih Telkom University
  • Liandra Khansa Utami Putri Telkom University

Abstract

Pertumbuhan umat muslim di Indonesia telah mendorong pesatnya tren busana modest wear. Para desainer modest wear ternama telah berhasil memadukan elemen tradisi dan modernitas dalam karya-karya mereka. Hal ini tercermin dari penerapan elemen dekoratif berupa motif nusantara seperti batik, yang menjadi salah satu unsur dominan dalam busana modest wear. Salah satu motif batik yang menarik untuk dikaji lebih lanjut adalah Batik Mangrove Kutawaru, yang terinspirasi dari keindahan ekosistem bakau. Motif ini menawarkan tampilan visual yang unik dan khas dalam industri batik di Kutawaru, Cilacap. Namun demikian, penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih inovatif dengan mengadopsi teknik stensil untuk memvisualisasikan motif Batik Mangrove Kutawaru dalam busana modest wear. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengembangkan, dan mengevaluasi efektivitas pengolahan motif Batik Mangrove Kutawaru menggunakan teknik stensil dalam menciptakan produk fashion modest wear. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan eksplorasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya tiga look koleksi busana modest wear modern dengan gaya fashion feminine romantice, yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung nilai budaya melalui penerapan elemen dekoratif berupa motif Batik Mangrove Kutawaru.

Kata kunci: elemen dekoratif, batik mangrove kutawaru, stensil, modest wear

References

Aditya, G. (2021). Harpers Bazaar: Indonesia. Retrieved from https://harpersbazaar.co.id/articles/read/5/2021/15182/modest-wearperkembangannya-di-mata-dunia-dan-indonesia

Aisyiyah, W. M., & Siagian, M. C. (2021). Tari Merak sebagai Inspirasi Penerapan Komposisi Embellishment dengan Teknik Beading dan Embroirdery., (p. 3819).

Azzahrah, N., & Nursari, F. (2023). Penerapan Metode Zero Waste Fashion pada Busana Modest wear.

D. King, K. (2006). Designer Bead Embroirdery. San Fransico: Paul Carslake.

Joyce, Anna, & Warninger, L. (2015). Stamp, Stencil, Paint: Making Extraordinary Patterned Project by Hands.12.

Khasanah, F. L. (2019). Kajian Motif Batik Mangrove Kutawaru.

Natanegara, E. A., & Djaya, D. (2019). Batik Indonesia. Yayasan Batik Indonesia.

Putra, R. V. (2021). Pengembangan Batik Mangrove Kutawaru Cilacap dengan Sumber Ide Kepiting Bakau untuk Busana Pria. Kemadha.

Riesca. (2016). Harpers Bazaar: Indonesia. Retrieved from https://www.harpersbazaar.co.id/articles/read/8/2016/2705/Geliat Perkembangan-Modest-Wear-di Indonesia

Salam, Sofyan, & dkk. (2020). Pengetahuan Dasar Seni Rupa. Makassar: Badan Penerbit Umum.

Setriofitria, N., & Hendrawan, A. (2019). Pengaplikasian Teknik Stensil dengan Pewarna Indigofera pada Produk Fesyen. eProccedings of Art & Design, (p. 6 (3)).

Siagian, M. C., Nursari, F., & Hendrawan, A. (2019). Comparison of Snapper Scales as Embellishment in demi Couture. BCM.

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Kriya