KATARSIS SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS SUREALIS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK OTOMATISME

Authors

  • Abdul Muhid Nugroho Telkom University
  • Cucu Retno Yuningsih Telkom University
  • Iqbal Prabawa Wiguna Telkom University

Abstract

Setiap hari penulis konsisten melakukan kegiatan melukis ataupun menggambar, dalam satu hari penulis membuat 1 karya pada media kertas, menggunakan pensil, spidol, cat, kuas, dan lainnya. Dimanapun dan kapanpun penulis tetap menggambar atau melukis yang ternyata dalam ilmu psikologi di sebut dengan katarsis yang merupakan sebuah teknik penyembuhan atau terapi dan proses pembersihan diri bagi seseorang dengan cara mengeluarkan emosi-emosi negatif yang sebelumnya terpendam. Setiap karya terkadang memiliki judul dan makna atau arti yang berbedabeda dikarenakan penulis langsung menggoreskan cat dan spidol secara langsung dan spontan terkesan tidak beraturan dalam membuat sebuah karya, hal ini juga mempengaruhi teknik yang digunakan atau simbolik ekspreksi yang disebut Otomatisme atauproses kreatif sebagai aktivitas produksi mandiri yang melibatkan penggunaan tangan dan intuisi untuk menghasilkan sebuah karya. Dengan begitu bagaimana proses penciptaan dengan didasari katarsis tersebut sehingga menjadi suatu karya surealis yang tujuannya dapat mengetahui, mengggali dan mengekpresikan perasaan, emosi, keinginan dari diri dengan lebih mendalam.

Kata Kunci: katarsis, otomatisme, dan surealis.

References

Zakky, O. (2022). Pengertian Seni Lukis Beserta Definisi, Tujuan, dan UnsurUnsurnya. Accessed: Sep, 18

Isnanto, A. D. (2013). MACAM-MACAM ALIRAN SENI LUKIS DI INDONESIA. MACAM-MACAM ALIRAN SENI LUKIS DI INDONESIA, 1- 6. Rupa, T. S. Pengertian Aliran Seni Rupa (Mazhab Seni Rupa).

Kartikasari, N. N. (2018). Visual thief, surealisme dalam art book karya Resatio Adi Putra. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 21(3), 157-168.

Ikhwani, I., Najmuddin, N., & Syarkawi, S. (2022). PIKIRAN SADAR DAN BAWAH SADAR. Lentera: Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya, 6(2), 21-25.

Sulastianto, H. (2000). Surealisme: Dunia Khayal dan Otomatisme. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Afriani, R. (2017). PENYUTRADARAAN PERTUNJUKAN TEATER SUREALIS

Yuningsih, C. R. (2021). Eksplorasi Medium Gutha Tamarind Dalam Kanvas. VISUALIDEAS, 1(2), 74–79. https://doi.org/10.33197/visualideas.vol1.iss2.2021.640

Wiguna, I. P., Yeru, A. I., Zen, A. P., Yuningsih, C. R., & Kusumanugraha, S. (2021, March). Use of Municipal Solid Waste and pigment fluorescent as a medium painting. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 1098, No. 5, p. 052015). IOP Publishing.

Wahyuningsih, S. (2017). Teori katarsis dan perubahan sosial. Jurnal Komunikasi, 11(1), 39-52.

Paksi, D. N. F., & Nur, D. (2021). Warna dalam Dunia Visual. IMAJI: Film, Fotografi, Televisi & Media Baru, 12(2), 90-97.

Purbasari, M., Luzar, L. C., & Farhia, Y. (2014). Analisis Asosiasi Kultural Atas Warna. Humaniora, 5(1), 172-184.

Bertens, K. (2006). Psikoanalisis Sigmund Freud. Gramedia Pustaka Utama. Wiratno, T. A. (2018). Seni Lukis Konsep dan Metode.

Breton, A., & Taylor, S. W. (1972). Surrealism and painting. (No Title). Dee, N. (2001). Memahami mimpi. LKIS PELANGI AKSARA.

Ferdiansyah, M. (2023). Teori Psikoanalis Hakikat Kepribadian Manusia. Mafy Media Literasi Indonesia.

Freud, S. (1983). The interpretation of dreams. In Literature and Psychoanalysis (pp. 29-33). Columbia University Press.

Jogatama Purhita, E. (2022). Desain Seni Rupa Klasik. Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik, 8(1), 1-59. Retrieved from https://penerbit.stekom.ac.id/index.php/yayasanpat/article/view/369

Salasi, E. (2020). Seni Rupa Smp: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, Dan Pameran. Ahlimedia Book. Said, A. A. (2006). Unsur-Unsur Desain.

Saifuddin, A. (2022). Psikologi Umum Dasar. Prenada Media. Salam, S., Muhaemin, M. (2020). Pengetahuan dasar seni rupa Badan Penerbit UNM.

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Seni Rupa Murni