PERANCANGAN KEBAYA MENGGUNAKAN LIMBAH TEKSTIL DARI BUTIK FERRY SUNARTO SEBAGAI ELEMEN DEKORATIF DENGAN TEKNIK PATCHWORK
Abstract
Penggunaan kebaya biasa digunakan untuk acara-acara formal tetapi kini banyak anak muda yang menggunakan kebaya sebagai busana yang dapat dipadukan dengan pakaian modern seperti celana jeans, celana kulot, dan rok untuk pakaian sehari-hari. Diantara butik-butik yang ada di Indonesia, salah satu butik yang memproduksi kebaya adalah Butik Ferry Sunarto dimana butik ini diketahui memiliki sisa limbah produksi yang belum dimanfaatkan secara optimal dan dibiarkan begitu saja didalam gudang hingga dibuang. Penelitian ini berfokuskan dalam perancangan busana kebaya yang dilakukan secara kualitatif dengan metodologi penelitian berupa studi literatur, observasi, wawancara dan eksplorasi. Pemanfaatan limbah secara optimal pada perancangan dilakukan dengan tahapan eksplorasi dengan teknik terpilih yaitu patchwork karena jumlah, ukuran, dan warna yang terbatas. Dengan adanya fenomena berkebaya pada kalangan anak muda dan limbah dari Butik Ferry Sunarto yang belum termanfaatkan dengan baik, ditemukan potensi untuk membuat kebaya ready to wear dengan memanfaatkan limbah tersebut guna memberikan nilai fungsi pada limbah.
Kata kunci: kebaya, limbah kain, patchwork, ready to wear
References
Arumsari Arini (2012), Pengaruh Globalisasi pada Desain Busana Pengantin Wanita Indonesia, Telkom University.
Cumming, Valeria. Cunnington, C. W. Cunnington, P. E. (2010). The Dictionary of Fashion History. Berg.
Daugharty, Kylie. (2023). What is Textitle Waste?. Diakses pada 13 Maret 2024 dari https://www.shrednations.com/blog/what-is-textile-waste/
Dewanti, F. Arumsari. A. Putri. L.K.U, (2024), Pengolahan Kain Sisa di Kawasan Senta Kain Cigondewah Dengan Teknik Manipulating Fabric, Telkom University
Hardisurya, Irma. Pambudy, Ninuk Mardiana. Jusuf, Herman. (2010). Kamus Mode Indonesia. Gramedia Pustaka Utama
Hariana, R. (2021). SURFACE DESIGN PADA BAHAN TEKSTIL MENAMBAH NILAI FUNGSI BUSANA. Universitas Negeri Gorontalo
Lestari, Herminiastuti. (2022). Filosofi Kebaya Sebagai Salah Satu Identitas Bangsa.
Jayana, Aliyah. (2021). Minat Masyarakat Terhadap Hasil Jadi Kebaya Modern Dengan Menggunakan Sulaman Manik-Manik Borci di Lamongan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA.
Joseph, Marjory L. (1977). Introductory textile science. Internet Archive. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Kimbarlina, V. Enrico. (2021). PRODUK FASHION DARI LIMBAH UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN SUSTAINABLE FASHION. Universitas Ciputra, UC Town, Citraland Surabaya 60219.
Mao Huiwei (2010).
Maulana, Didiet. (2021). Kisah Kebaya. Gramedia Pustaka Utama Mohamed, Wesam. (2016). Pre & Post Consumer Waste Definition.
Mistry, Hetal. (2020). UPCYCLING OF PRE-CONSUMER TEXTILES WASTE. Diakses pada 13 Maret 2024 dari https://textilevaluechain.in/in-depthanalysis/articles/textile-articles/upcycling-of-pre-consumer-textileswaste/
New & Lingwood. (2023). Ready-to-wear clothing. Diakses pada 13 Maret 2024 dari https://www.newandlingwood.com/advice-centre/made-tomeasure/ready-to-wear-clothing
Peospo, Goet. (2009). A-Z Istilah Fashion. Jakarta: Gramedia.
Permata, Andreina.R, Siagian, Marissa.C.A. (2018), PENGOLAHAN LIMBAH DENIM MENGGUNAKAN EKSPLORASI TEKNIK SURFACE TEXTILE DESIGN PADA PRODUK FESYEN, Telkom University
Puspitasari, Citra (2013), Perancangan Produk Berkonsep Eco-Fashion Menggunakan Limbah (Sisa) Kain Brokat dengan Teknik Crochet, Telkom University
Putri, Vera Utami Gede (2010). "PEMANFAATAN LIMBAH TEKSTIL PADA PRODUK BUSANA." Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana 5.1.
Ramadani, Prasasti Nur Rahmania. (2022). Fast Fashion Waste, Limbah yang Terlupakan. Diakses pada 13 Maret 2024 dari https://www.its.ac.id/news/2022/11/02/fast-fashion-waste-limbah-yangterlupakan/
Ranka, Swetha. Varghese, Nirmala. (2021). Sustainable Approach: Upcycled Clothing Inspired from Japanese Boro Technique. Quest Journals Journal of Research in Humanities and Social Science Volume 9 ~ Issue 6 (2021) pp: 61-74 ISSN (Online):2321-9467.
Rezendes, Cheryl. (2013). Fabric Surface Design. Storey Publishing, LCC.
Russin, A.T, Nursari. F, Permatasari, I. (2021), PENERAPAN UNSUR DEKORATIF SISIK IKAN GURAMI PADA KAIN TENUN LURIK UNTUK BUSANA KEBAYA, Telkom University
Sholiha, Dini. H (2016) Eksplorasi limbah konveksi di kawasan sentra kain cigondewah dengan tekik ikat celup dan apllikasi imbuh untuk profuk fashion. Telkom University.
Sorger, R & Udale, J. (2006). Fundamental of Fashion. UK: AVA Publishing.
S. Sulaymanova (2023). IMPORTANCE OF THE PATCHWORK NEEDLEWORK IN STUDY WHICH HAS GIVEN A BIRTH TO APPLIED ARTS, BASED MUCH ON ANCIENT OLD-TIME TRADITION. Science and innovation, 2 (C4), 9-12. doi: 10.5281/zenodo.7806513
Xue, B., & Tang, M. X. (2014). A framework for culture-based design innovation for the protection and development of culture heritage. Proceedings of ACTION! Doing Design Education DesignEd Asia Conference 2014, Hong Kong, 2-3 December 2014.
Zuraya, N. (2022). Reisa Broto Asmoro: Kebaya Bisa Jadi Tren Seperti Batik. Diakses pada tanggal 3 Maret 2024 dari https://ameera.republika.co.id/berita/rhz4me383/reisa-broto-asmorokebaya-bisa-jadi-tren-seperti-batik