VISUALISASI KARYA FOTO BERJUDUL <TWO OF US= DENGAN IMPLEMENTASI MANEKIN

Authors

  • Rheza Putra Setiawan Telkom University
  • Soni Sadono Telkom University
  • Didit Endriawan Telkom University

Abstract

Fotografi merupakan salah satu seni yang berkembang dan meluas secara pesat. Kemanapun kita bepergian, kita pasti menjumpai fotografi, entah itu untuk keperluan dokumentasi, komersil, atau pengkaryaan. Salah satu bidang fotografi yang saat ini sedang berkembang adalah fotografi pre-wedding. Banyak sekali foto pre-wedding dengan konsep unik setiap pasangan yang kerap ditemukan di media sosial. Salah satu konsep atau tema yang sangat menarik ialah foto pre-wedding yang bertema vintage. Konsep tersebut biasanya dieksekusi menggunakan kamera film (analog) yang dapat dengan jelas menampilkan keindahan momen tersebut dengan reproduksi warna dan gambar yang khas. Akan tetapi, penulis merasa bahwa hal tersebut masih terlalu mainstream. Maka selaku pekerja di bidang tersebut, penulis menjadi terinspirasi untuk menciptakan suatu konsep baru yang akan menggunakan manekin sebagai ganti dari subjek utama foto pre-wedding, yakni manusia. Dengan menggunakan manekin, penulis berharap bahwa dapat tercipta suatu segmen baru di dalam industri foto pre-wedding guna mendongkrak karir penulis dan juga sebagai inspirasi bagi fotografer lain di bidang yang sama.

Kata kunci: fotografi, pre-wedding, film.

References

Chandler, D. (2007). Semiotics, the basics. New York: Routledge.

Eiseman, L. (2006). Color: messages and meanings. Dalam L. Eiseman, Color: messages and meanings (hal. 6-66). Gloucester, Massachusetts: Hand Books Press.

Hawkins, B. (2017). Practical Photography Digital Camera School: The Step-by-Step Guide to Taking Great Pictures. Dalam B. Hawkins, Practical Photography Digital Camera School: The Step-by-Step Guide to Taking Great Pictures (hal. 216). London: Carlton Books Limited.

Karyadi, B. (2017). FOTOGRAFI: Belajar Fotografi. Dalam B. Karyadi, FOTOGRAFI: Belajar Fotografi (hal. 36). Bogor: NahlMedia. Mulligan, S. (2011). Introduction to Composition. Dalam S.

Mulligan, Understanding Composition: The Complete Photographer's Guide (hal. 8). Lewes: PHOTOGRAPHERS INSTITUTE PRESS. Norton, B. (2001). Light Quality and Quantity. Dalam B.

Norton, The Art of Outdoor Photography Techniques for the Advanced Amateur and Professional (hal. 196). Vancouver: Voyager Press.

Sudarma. (2014). Fotografi. Tangerang: Graha Ilmu.

Didit Endriawan, A. P. (2022). ANALISIS PERBANDINGAN WEDDING PHOTOGRAPHY MENGGUNAKAN FITUR ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN MANUAL DENGAN PENDEKATAN KRITIK SENI. 8-9.

Soni Sadono, F. H. (2023). Storytelling. Pembuatan Karya Life Interest Photo Dengan Menggunakan Teknik Animated Photo, 2.

Aisyah. (2024). Pengertian, Karakteristik Serta Cara Kerja Kamera Analog dan Digital. Diambil kembali dari Foto.co.id: https://foto.co.id/pengertiankarakteristik-serta-cara-kerja-kamera-analog-dan-digital/

Lu, B. (2019, Juli 10). History of Wedding Photography. Diambil kembali dari theweddingsecret.co.uk: https://www.theweddingsecret.co.uk/magazine/history-of-weddingphotography/

TheDarkRoom. (2021, February 27). Film vs Digital – A Photo Comparison. Diambil kembali dari TheDarkRoom: https://thedarkroom.com/film-vs-digitalcomparison/

Tom Bertolotti. (2024). Silent faces, loud bodies: The Art of Mannequins . Diambil kembali dari Tom Bertolotti | Portrait & Commercial Photographer in Los Angeles: https://tombertolotti.com/blog/art-of-mannequins/

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Seni Rupa Murni