VISUALISASI PEREMPUAN DI BUDAYA MINANGKABAU DALAM FILM EKSPERIMENTAL DOKUMENTER

Authors

  • Qonita Rahima Azahra Telkom University
  • Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Telkom University
  • Iqbal Prabawa Wiguna Telkom University

Abstract

Melalui pengkaryaan ini penulis mencoba mengeksplorasi film eksperimental dokumenter yang mengangkat isu tentang kesetaraan gender yang ada di adat Minangkabau. Adanya matrilineal dalam sistem sosial adat Minangkabau ini, menjadi suatu hal yang menarik untuk penulis bahas dalam pengkaryaan ini. Isu ini di kemas dalam bentuk dokumenter, untuk mendapatkan informasi yang konkret,dan factual. Penulis melakukan wawancara kepada Bundo Kanduang lalu di kemas dalam bentuk voice dokumenter dan memasukannya dalam film eksperimental <Gadih Minang= selain itu dalam film ini juga penulis menyertakan simbol-simbol untuk melengkapi serta sebagai bentuk penyampaian pesan serta pendapat penulis mengenai isu ini didalam karyanya. Dalam menyikapi isu kesetaraan gender yang terjadi pada adat minangkabau ini, Bundo Kanduang menjelaskan dalam wawancara sehingga tidak adanya kesalahpahaman saat penayangan. Film ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi tentang kedudukan perempuan dan laki-laki di adat Minangkabau sehingga perempuan yang merasa kesenjangan gender tahu kondisi wanita di adat Minang. penulis juga berharap laki-laki Minang yang melihat karya ini juga sadar bagaimana pentingnya pembagian peran dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.

Kata kunci: film eksperimental, dokumenter, adat minang, kesetaraan gender

References

Bordwell, D. (2006). The way Hollywood tells it: Story and style in modern movies. Univ of California Press.

Rees, A. L. (2019). A history of experimental film and video. Bloomsbury Publishing.

Fadhila Yonata, M. (2020). Manigestasi Gender dalam buku ajar. Sulur Pustaka.

Abdoellah, O. S. (2016). Pembangunan berkelanjutan di Indonesia: Di Persimpangan jalan . Gramedia Pustaka Utama.

Dr (cand) Suharjuddin, S. M. (2020). KESETARAAN GENDER DAN STRAGETI PENGARUSUTAMAANNYA. Pena Persada.

Tong, R. (2009). Feminist Thought.

Arifianto, B. D. (2014). Nafsu Manusia Dalam Karya Film Tari Human Passions. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 6(1). From: https://jurnal.isiska.ac.id/index.php/capture/article/view/707

Cintya, R. D., Hasfi, N., & Ayun, P. Q. (2023). Pemberitaan Ramah Gender Pada Artikel Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Di Media Feminis Magdalene. Interaksi Online, 11(2), 68-86. From: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksionline/article/view/38411

Hartini, I., Trihanondo, D., & Sintowoko, D. A. W. (2022). Ritual Pelet Marongge Sebagai Salah Satu Sugesti Masyarakat Dalam Film Dokumenter Kontradiksi. eProceedings of Art & Design, 9(1). From: 4 https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user =trgARacAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_for_view=trgARacAAA AJ:e5wmG9Sq2KIC

Nabilahpurba, N., Lubis, F. A., & Nurbaiti, N. (2023). User Generated Content Analysis And Marketing Strategies And Their Implications In The Existence Of Air Philm (Case Study: KKN Film in Danari Village). Moneter: Jurnal Keuangan dan Perbankan, 11(2), 228-238. From: https://ejournal2.uikabogor.ac.id/index.php/MONETER/article/view/381

Nugraha, N. D., Adi, A. E., Haswati, S. M. B., & Sintowoko, D. A. W. (2022). FILM TOURISM: A CASE STUDY OF SUMEDANG AS SUNDANESE CULTURAL PUSEUR. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 13(2), 158-167. From: https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&us er=trgARacAAAAJ&pagesize=80&citation_for_view=trgARacAAAAJ:bEW YMUwI8FkC

Nuraeni, R. (2017). Feminisme Dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khaliqy. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan SastraIndonesia, 1(2), 124-132. From: https://jurnal.unigal.ac.id/diksatrasia/article/view/590

Pamungkas, R. P., Sadono, S., & Wiguna, I. P. (2024). VISUALISASI VALIDASI DIRI LEWAT MEDIA SOSIAL DENGAN FILM EKSPERIMENTAL. eProceedings of Art&Design,11(2).From:https://scholar.google.com/citations?view_op=v iew_citation&hl=id&user=Y9IwgrcAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citati on_for_view=Y9IwgrcAAAAJ:NMxIlDl6LWMC

Panjaitan, R. G. P., Wahyuni, E. S., & Mega, M. (2019). JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi).from:https://www.academia.edu/download/65931693/496.pd f

Risky, M. F., Wiguna, I. P., & Zen, A. P. (2024). VISUALISASI TENTANG EGOISME MANUSIA DALAM BERPENDAPAT DI SOSIAL MEDIA MELALUI FILM EKSPERIMENTAL. eProceedings of Art & Design, 11(2). From: https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&u ser=Y9IwgrcAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_for_view=Y9Iwgr cAAAAJ:M3NEmzRMIkIC

Sadiman, A. S. (1996). Media pembelajaran. Jakarta: rajawali pers. From:http://repo.iain-tulungagung.ac.id/4587/3/BAB%20II.pdf

Salsabila, S. S., Sintowoko, D. A. W., & Wiguna, I. P. (2023). Konstruksi Women Empowerment pada Film" Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak". Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 19(2), 105-119. From:https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl =id&user=trgARacAAAAJ&citation_for_view=trgARacAAAAJ:4OULZ7Gr 8RgC

Saraswati, A. (2020). Kritik Gender Dalam Novel Alkudus Karya Asef Saeful Anwar: Sebuah Kajian Feminis (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA). From: https://repository.unair.ac.id/101905/

Suryanto, H., & Amri, M. (2018). Film Sebagai Aset Diplomasi Budaya. CAPTURE: Jurnal Seni Media Rekam, 9(2), 47. From:https://pdfs.semanticscholar.org/5bf9/3fe5376ac0013717cb12e b4feabff748dc2a.pdf

Mantu, R. (2022). Multikultural dan Kesetaraan Gender.

Gani, R. (2018). ISLAM DAN KESETARAAN GENDER.

Published

2024-12-31

Issue

Section

Program Studi S1 Seni Rupa Murni