PERANCANGAN INTERIOR SMP/MTS PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN WELL-BEING INTERIOR DESIGN OF AL-MUHAJIRIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN BANDUNG WITH A WELL-BEING APPROACH
Abstrak
Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan
moral generasi muda. Peningkatan jumlah peminat pondok pesantren dan siswa SMP di
kota Bandung menunjukkan adanya keterkaitan pada dunia pendidikan, namun
ditemukan pula adanya ketimpangan jumlah fasilitas pendidikan dan isu mengenai
kesehatan mental di lingkungan remaja dan santri. Berdasarkan isu dan fakta yang
beredar, Yayasan Al-Muhajirin berinisiatif untuk melakukan pembangunan kampus baru
di Kota Bandung sebagai langkah untuk merealisasikan visi yayasan dalam membangun
komunitas umat yang berkualitas. Akan tetapi, pondok pesantren sebelumnya belum
memenuhi kriteria dalam memberikan suasana lingkungan belajar yang mendukung
aspek fungsi dan kenyamanan santri. Dengan demikian, perancangan interior pada
kampus baru ini diusulkan menggunakan pendekatan well-Being yang bertujuan untuk
menghasilkan ruang yang dapat mendukung kesehatan fisik dan mental santri. Pada
perancangan ini dihasilkan tata ruang kelas yang adaptif, memanfaatkan pencahayaan
dan ventilasi alami, serta menggunakan material dan warna yang menenangkan. Desain
pada bangunan pondok pesantren ini juga menawarkan area komunal untuk berinteraksi
dan bersantai juga ruang pengembangan diri, sehingga santri tidak hanya fokus pada
akademik, tetapi dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal. Penelitian ini
menunjukkan bagaimana desain dapat menghasilkan lingkungan pembelajaran yang
sehat, aman, dan mendukung kesejahteraan santri, sehingga dapat menghasilkan lulusan
yang cerdas dan berkarakter kuat.
Kata kunci: Pesantren, fasilitas pendidikan, interior, Well-Being.
Referensi
khmadi, Firmansyah, R., & Rahayu, D. N. (2024). REDESIGNINTERIOR PONDOK
PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN IBADURROHMAN TASIKMALAYA
DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR. E-Proceeding of Art & Design,
, 7159–7176.
Dapodik Bandung, & Dinas Pendidikan Kota Bandung. (2025). Data Statistik
Pendidikan Kota Bandung.
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana
dan Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA. Badan Standar
Nasional Pendidikan.
Direktorat Pembinaan SMA. (2011). PEDOMAN STANDARISASI BANGUNAN DAN
PERABOT SEKOLAH MENENGAH ATAS.
Higgins, S., Hall, E., Wall, K., Woolner, P., & Mccaughey, C. (2005). The Impact of
School Environments: A literature review.
Konu, A., & Rimpela, M. (2002). Well-Being in schools: A conceptual model. In
Health Promotion International (Vol. 17, Issue 1, pp. 79–87).
https://doi.org/10.1093/heapro/17.1.79
Menteri Pendidikan Nasional. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007.
PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT INDONESIA,
Pub. L. No. 14, PERSYARATAN KEMUDAHAN BANGUNAN GEDUNG
(2017).
Salmarisha, D., Firmansyah, R., & Andrianawati, A. (2023). PERANCANGAN
INTERIOR RUMAH SAKIT UMUM KASIH BUNDA CIMAHI, JAWA
BARAT DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT (Vol. 10,
Issue 3).
Sany, Y. K., & Isfiaty, T. (2018). PERAN WARNA DALAM INTERIOR YANG BERTEMA
FUTURISTIK (Studi Kasus : Interior MAXXI Museum Karya Zaha
Hadid). https://ojs.unikom.ac.id/index.php/wacaciptaruang/index
Saraswati, L., Tiatri, S., & Sahrani, R. (2018). PERAN SELF-ESTEEM DAN SCHOOL
WELL-BEING PADA RESILIENSI SISWA SMK PARIWISATA A. Jurnal
Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(2), 511–518.
https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i2.1472
School Design Standards. (2023). APS Facilities Design + Construction.
Sulaiman, R. (2016). PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN: Institusionalisasi
Kelembagaan Pendidikan Pesantren THE EDUCATION OF
PESANTREN: Insitutionalization of Pesantren Education (Vol. 9).
Zuhriy, S. S. (2011). BUDAYA PESANTREN DAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA
PONDOK PESANTREN SALAF. Walisongo, 19(2).



