PERANCANGAN SEKOLAH DASAR INKLUSI PENDEKATAN PSIKOLOGI PERILAKU SISWA DAN KEBUTUHAN FASILITAS PROGRAM SEKOLAH
Abstrak
Semua anak termasuk dengan anak berkebutuhan khusus memiliki hak untuk dapat
mengakses layanan pendidikan dengan metode belajar bersama di sekolah. Namun,
pelaksanaan sekolah inklusi masih belum maksimal walaupun sudah mulai banyak yang
menerapkan pendidikan inklusi. Tantangan yang dihadapi oleh pendidikan inklusi yaitu
keterbatasan akses informasi, kesiapan orang tua, ketidakmerataan akses, serta jumlah dan
kualitas guru yang belum memadai. Selain itu, sarana dan prasarana pendukung
pembelajaran juga masih terbatas. Adanya kekurangan dalam layanan pendidikan inklusi
sehingga dibutuhkan sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang mampu menunjang
kebutuhan semua peserta didik. Berdasarkan literatur, saat ini Yogyakrta menjadi icon kota
pelajar yang beberapa diantaranya sudah ditetapkan sebagai sekolah inklusi. Akan tetapi,
Hingga saat ini pelaksanaan pendidikan inklusi tidak berjalan dengan baik. Beberapa sekolah di
Yogyakarta belum siap dalam hal menyediakan fasilitas infrasturktur pendidikan inklusif.
Dibuatnya inovasi perancangan sekolah inklusi dengan pendekatan psikologi perilaku siswa
diharapkan mampu menunjang kebutuhan aktivitas dan kenyamanan belajar semua peserta
didik. Proses perancangan menggunakan beberapa metode yaitu tahap pengumpulan data
(data literatur, observasi, wawancara), tahap pengolahan data (analisis data proyek dan
programming), serta tahap pengembangan desain (konsep dan pengembangan desain).
Konsep yang diterapkan dalam perancangan yaitu Calming and Enchanting Elements dengan
penerapan suasana ruang minim distraksi, tenang, aman, dan nyaman hingga perlengkapan
fasilitas ruang seperti ruang kelas, area bermain,ruang terapi dan fasilitas ruang lain yang
menunjang kebutuhan pengguna sekolah yang memperhatikan standar ergonomi dan
antropometri.
Kata kunci : Sekolah, Pendidikan Inklusi, Psikologi Perilaku, Siswa.
Referensi
Arina Heidyana (2023) 10 Jenis Terapi untuk Anak dengan Autisme, Artikel Klik Dokter
Etwin Fibrianie & Mega Ayu Anjani, “Redesain Meja Belajar Anak Penyandang
Austisme”, Jurnal
Kreatif, Vol. 4, No. 2, April 2017
Fajarsani Retno Palupi, Rizka Rachmawati, Titihan Sarihati 2024, Optimalisasi Kegunaan
Ruang Pada Area Kerja dan Sirkulasi Untuk Memaksimalkan Kegiatan Pengguna
Pada SD Darul Hikam, Dago, Bandung
Farah Arriani dkk (2022), Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif
Julius Panero AIA, ASID & Martin Zelnik, AIA, ASID 1979, “Human Dimension &
Interior Space”
Whitney Library of Design, Amerika Serikat
Lea Kristina Anggraeni 2017, “Kajian Penerapan Ergonomi dalam Perancangan
Bangunan Sekolah Dasar, Studi Kasus SDN Bubutan IV Surabaya” Jurnal Desgain
Interior, Vol. 2, No. 1, Juni 2017, pISSN 2527-2853, eISSN 2549-2985
Mamiek Nur Utami & Wahyu Buana Putra 2020, “Fasilitas Ruang Khusus pada Sekolah
Inklusi Binar
Indonesia (Bindo) di Bandung” Jurnal Arsitektur TERRACOTTA,
No.1 ,Vol. 2 , Hal 34 – 43
Niken Laksitarini, Agus Dody Purnomo (2022) Analisis Warna dan Bentuk pada
Interior Prodia Childrens Health Care Terhadap Psikologi Anak
Nurul Mutmainnah, Muhammad Huq Ashaq, Sirajuddin Saleh 2024, Perilaku
Peserta Didik di Sekolah ditinjau dari Aspek Psikologi, Jurnal Pendidikan
Tambusai
Patima Harahap1, Listiani Nurul Huda2, & Sugih Arto Pujangkoro, “Analisis Ergonomi
Redesain Meja dan Kursi Siswa Sekolah Dasar” e-Jurnal Teknik Industri FT USU,
Vol 3, No. 2, Oktober 2013 pp. 38- 44
Sarah Tri Wulandari 2024, “Inklusi dalam Pendidikan: Konsep, Tantangan, dan
Manfaat Sekolah
Inklusi di Indonesia”, Jurnal Media Indonesia
Sekolah Tumbuh 2023, Profil Sekolah Tumbuh
Sinta Tantiana, Tri Haryotedjo, Erlana Adli Wismoyo 2021, Perancangan Baru Interior
Biro Layanan Psikologi di Bandung dengan Pendekatan Psikologi Ruang
Sisilia Putri & Dhani Mutiari 2023, “EvaluasiI Pemenuhan Standar Keamanan dan
Kenyamanan Ruang Belajar TK AL-Islam Dusun Blagungan Donoyudan”, ISSN:
- 8912, http://siar.ums.ac.id/



