PERANCANGAN ULANG INTERIOR GEDUNG PASCASARJANA UNIVERSITAS SURYAKANCANA CIANJUR DENGAN PENDEKATAN RUANG KOLABORATIF
Abstrak
Pendidikan Pascasarjana merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh
berbagai pendidikan tinggi, termasuk Universitas Suryakancana Cianjur, yang merupakan
sebuah perguruan tinggi swasta di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Universitas ini
menyelenggarakan tiga program studi magister dalam program Pascasarjananya, dengan
mengedepankan perancangan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI). Pada kurikulum berbasis KKNI ini, para pelajar didorong untuk menerapkan
pembelajaran mandiri, yang tentu akan meningkatkan kebutuhan untuk berdiskusi dan bertukar
pikiran antar pelajar untuk mencapai sasaran pembelajaran yang dituju. Namun sayangnya,
pada interior Gedung Pascasarjana Universitas Suryakancana Cianjur, kebutuhan diskusi ini
masih belum terfasilitasi dengan baik. Hal ini dapat berakibat pada berkurangnya efektifitas dan
kualitas pembelajaran. Karena itulah diperlukan perancangan ulang pada interior gedung, untuk
menyesuaikan organisasi dan kebutuhan interior dengan kebutuhan pembelajaran dimana
diskusi merupakan salah satu hal yang paling penting. Melalui perancangan ulang ini, diharapkan
hasil desain dapat membantu para pengguna ruangan merasa lebih nyaman dan dapat
meningkatkan kinerja dalam ruangan.
Kata kunci: Perancangan ulang, pascasarjana, diskusi
Referensi
Chen, W., Tan, J. S. H., & Pi, Z. (2021). The spiral model of collaborative knowledge
improvement: an exploratory study of a networked collaborative
classroom.
Collaborative Learning Space Design Requirements Learning Space Sub-Committee
Version 1.2. (2019).
Ćurčić, A. A., Keković, A., Ranđelović, D., & Momčilović-Petronijević, A. (2019). EFFECTS
OF COLOR IN INTERIOR DESIGN.
Delgado, L., Galvez, D., Hassan, A., Palomino, P., & Morel, L. (2020). Innovation Spaces
in Universities: Support for Collaborative Learning. Journal of Innovation
Economics & Management.
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2024). PANDUAN PENYUSUNAN
KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI MENDUKUNG MERDEKA BELAJARKAMPUS MERDEKA MENUJU INDONESIA EMAS.
Hidayat, R., & Piera, J. (2021). Surrealist Aesthetics in Sensory Actuated Spatial Systems
A theoretical evaluation on Surrealism and Living Architecture under
Krauss’s Surrealist Principles.
Hocaoğlu, D., & Berkan, S. T. (2019). Application of the collaborative learning model to
improve 21st-century civic skills .
Istiqomah, E. N., Sulistyarini, A., & Khusniyah, T. W. (2023). MODEL RUANG KELAS DAN
IMPLIKASINYA PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA SD: LITERATURE REVIEW.
Naz, F. (2024). Impact of Color Psychology on Students’ Perception in Learning Spaces .
Neufert, E. (1936). Data Arsitek Jilid 1.
Oktifa, N. (2022). Model Denah Tempat Duduk Kelas Untuk Menambah Semangat Siswa
Belajar.
Omodan, B. I. (2021). PROMOTING COLLABORATIVE PEDAGOGY IN CLASSROOMS :
CHALLENGES AND SOLUTIONS.
Qatrunnada, F., Hanum, I., & Murdowo, D. (2019). PERANCANGAN KANTOR DINAS
PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA SERANG.
Santoso, D. R. (2015). GEDUNG KONVENSI DAN PAMERAN DI SURAKARTA PENEKANAN
DESAIN POST MODERN .
Suteja, J. (2017). MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM BERBASIS
KOMPETENSI KKNI DI PERGURUAN TINGGI .
Wagino, W., Maksum, H., Purwanto, W., Krismadinata, K., Koto, R. D., & Suhendar, S.
(2023). Exploring the Full Potential of Collaborative Learning and ELearning Environments in Universities : A Systematic Review.



