DIGITAL COMPOSITING UNTUK ANIMASI 2D “Nu Teu Eureun” SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF REMAJA BANDUNG

Authors

  • Cariung El Nino Mangentang Mangentang Telkom University
  • Irfan Dwi Rahadianto Telkom University
  • Satria Budiana tresna Telkom University

Abstract

Media sosial merupakan alat bantu dalam menyampaikan informasi dari seseorang kepada
seseorang atau kelompok orang, untuk mencapai tujuan individu maupun tujuan kelompok. Media
sosial bersifat umum, sehingga apa yang seseorang bagikan maka seseorang lain dapat melihatnya
atau bahkan cakupan yang lebih luas. Oleh karena itu sosial media memberikan pengaruh yang
besar pada bagaimana seseorang dapat bertindak seperti kegiatan konsumerisme. Sehingga,
dibutuhkan media untuk menyampaikan informasi tentang bagaimana dampak negatif media sosial
berupa perilaku konsumtif. Media yang digunakan berupa animasi 2D yang berfungsi untuk
menyampaikan informasi dalam bentuk audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan
digital compositing yang tepat pada animasi 2D yang mengangkat fenomena tindakan konsumtif
pada remaja akhir. Data yang diperoleh berasal dari studi literatur, observasi tidak langsung,
kuisioner, dan analisis karya sejenis yang digunakan sebagai acuan pada proses digital compositing
untuk mendukung tersampaikannya pesan dan terbentuknya sebuah visual yang utuh berupa
animasi 2D. Penelitian ini menghasilkan media informasi berupa animasi yang telah menerapkan
teknik digital compositing untuk menyampaikan dampak negatif sosial media terhadap perilaku
konsumtif yang tepat untuk remaja akhir berusia 18-21 tahun.
Kata Kunci: Digital Compositing, Konsumtif, Media Sosial

References

Data Reportal. 2024. Tren Pengguna Media sosial dan Digital Marketing Indonesia. Dapat diakses di

https://www.slice.id/blog/tren-pengguna-media-sosial-dan-digital-marketing-indonesia-2024.

DataReportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. Diakses dari https://datareportal.com/reports/digital-2024-

indonesia

Dinur, E. (2017). The invisible compositing: Visual effects for editors. New York: Routledge.

Effendi, U. 2016. Psikologi Konsumen. Jakarta: Rajawali Pers.

Fransisca, R. & Suyasa, P. (2005). Psikologi konsumen: Perilaku dan kepribadian. Jakarta: Grasindo.

Goaja.id. (2023). Dampak konten media sosial terhadap perilaku remaja Indonesia. Goaja.id.

https://www.goaja.id/dampak-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-remaja-indonesia.

Hastini, Lasti Yossi, Rahmi Fahmi, and Hendra Lukito. 2020. “Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi

Dapat Meningkatkan Literasi Manusia Pada Generasi Z Di Indonesia?” Jurnal Manajemen Informatika

(JAMIKA) 10(1): 12–28.

Hilda, & Purwanto. (2024). Pengaruh media sosial terhadap kesejahteraan mental mahasiswa: Studi kasus di

Fakultas Ilmu Agama Islam UII. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 2(1).

https://journal.uii.ac.id/thullab/article/view/34197.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social

media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Lanier, L. (2010). Professional digital compositing: Essential tools and techniques. Burlington, MA: Focal Press.

Lestari, O.D. 2018. Hubungan antara Konformitas dengan Kecenderungan Konsumtif pada Perilaku Siswa

Sekolah X. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi. Vol. 5 (1): 2.

Mighwar. (2011). Psikologi remaja. Jakarta: Bumi Aksara.

Mujahidah, Nooriah. 2020. ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF DAN PENANGANANNYA (STUDI KASUS PADA

SATU PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 8 MAKASSAR). Dapat diakses di

https://eprints.unm.ac.id/18970/1/Jurnal%20A.%20Nooriah%20Mujahidah%20-%201644040021%20-

%20BK.pdf.

Nadhifah, Sucipto, dan Sudibyo. 2024. TINGKAT PERILAKU KONSUMTIF GENERASI Z PADA MAHASISWA

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PANCASAKTI. Jurnal Fokus Konseling,

Volume 10 Number 1 (2024) pp. 17 – 27.

Nasution, S. (2017). Berbagai pendekatan dalam proses belajar dan mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurlaila, A. (2013). Mengenal masa remaja: Tahapan dan tantangan. Bandung: Alfabeta.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage

Publications.

Prasetyo, N. A., Riyadi, Q. P., Fandila, F. B., Maruti, A. F., & Nadia, N. (2024). Dampak buruk kecanduan

penggunaan media sosial di era 5.0 pada kesehatan mental dan interaksi sosial. Perspektif, 3(2), 91–98.

https://jurnal.jkp-bali.com/perspektif/article/view/613.

Rahmi, L. F., & Afif, R. T. (2025). Perancangan Animasi 2D Riksa and the History of Tangkuban Perahu. Rekam:

Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 21(1), 49-61.

Sanjaya, R., & Tarigan, J. (2009). Creative marketing: Teknik kreatif dalam pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Sanjaya, R., & Tarigan, J. (2009). Creative marketing: Teknik kreatif dalam pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Santrock, J. W. (2011). Adolescence (13th ed.). New York: McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2011). Adolescence (13th ed.). New York: McGraw-Hill.

Steinberg, L. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Boston: Houghton

Mifflin Harcourt.

Steinberg, L. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Boston: Houghton

Mifflin Harcourt.

Suciptaningsih, D. (2017). Fenomena konsumerisme remaja dalam perspektif psikologi. Surabaya: Laksana

Ilmu.

Suminar, E. 2015. Konsep Diri, Konformitas dan Perilaku Konsumtif pada Remaja. Jurnal Psikologi Indonesia.

Vol. 4 (2): 145-152.

Supiyandi, S., Khodijah, S., Sitha, N. S., Sembiring, Y., & Fauzan, N. R. (2024). Tinjauan dampak negatif

Published

2026-04-06

Issue

Section

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual