PERANCANGAN APLIKASI DISTRIBUSI MAKANAN SURPLUS DI KOTA BANDUNG
Abstract
Permasalahan food waste merupakan isu lingkungan yang penting untuk
dibahas, terutama di kota besar seperti Bandung yang memiliki aktivitas ekonomi
tinggi, khususnya di sektor HORECA (hotel, restoran, dan kafe). Kelebihan makanan
yang tidak tertangani dengan baik berpotensi menjadi limbah meskipun masih layak
konsumsi. Penelitian ini merancang sebuah aplikasi mobile bernama Food Saver yang
berfungsi sebagai platform distribusi makanan surplus berbasis komunitas. Proses
perancangan dilakukan melalui pendekatan kualitatif, dengan menggabungkan
wawancara, observasi partisipatif, serta studi literatur untuk memahami kebutuhan
pengguna dan konteks permasalahan secara mendalam. Hasil dari perancangan ini
berupa antarmuka aplikasi yang bersih dan mudah digunakan, dilengkapi fitur donasi
makanan, pelacakan distribusi berbasis lokasi, serta komunitas yang mendorong
kolaborasi antar pengguna. Seluruh elemen visual dan fitur difokuskan untuk
memudahkan proses berbagi makanan dan memperkuat interaksi sosial. Diskusi
menunjukan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang didukung dengan human
centered design dapat memperkuat efektivitas distribusi makanan surplus.
Keterlibatan aktif pengguna, terutama dari generasi muda, menunjukan potensi
besar dalam pengurangan food waste jika difasilitasi melalui media digital yang tepat.
Dengan demikian Food Saver tidak hanya menjadi jembatan antara pendonor dan
penerima makanan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pendorong perubahan
perilaku menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Kata kunci: Food Waste, Distribusi Makanan Surplus, Aplikasi Mobile, Keberlanjutan.
References
Assael, H. (1983). Consumer Behavior and Marketing Action. Boston: KENT
PUBLISHING COMPANY.
Combs PhD, T. D., & Brown, R. A. (2018). Digital Behavioral Design. Venice:
boundless mind.
Banga, C., & Weinhold, J. (2014). Essential Mobile Interaction Design. United
States: Pearson Education.
Blakeney, M. (2019). Food Loss and Food Waste Causes and Solutions.
Cheltenham: Edward Elgar.
Rachman, I., & Septiana, A. I. (2020). FOOD WASTE CONTROL
RECOMMENDATIONS IN INDONESIA BASED ON PUBLIC OPINION RELATED TO THE
TARGET SDGS. Journal of Community Based Environmental Engineering and
Management,.
Permatasari, I., Yuvita, H., Muharramah, U., & Yogasnumurti, R. R. (2023). Peran
Motivasi Individu Terhadap Perilaku Donasi Pada Platform Kitabisa. Jurnal Aplikasi
Manajemen dan Bisnis.
RILEY, G. L. (2016). FOOD WASTE PRACTICES, MANAGEMENT AND CHALLENGES.
Hauppauge: Nova Science Publishers.
United Nations Environment Programme. (2024). Think Eat Save Tracking Progress
to Halve Global Food Waste. Nairobi: United Nations Environment Programme.
Bill, & Gates, M. (n.d.). Human Centered Design. United States.
Natural Resources Management and Environment Department. (2013). Food
wastage footprint Impacts on natural resources. Germany: Natural Resources
Management and Environment Department.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative,
and Mixed Methods Approaches. United States of America: Sage.
Hall, E. (2013). Just Enough Research. New York: Jeffrey Zeldman.
Maria, J. S. (2014). ON WEB TYPOGRAPHY. New York: Ellen Lupton.
Galanakis, C. M. (2019). Saving Food. Chennai: Charlotte Cockle.



