Perancangan Desain Antarmuka Aplikasi Repairy Sebagai Marketplace Penyedia Jasa Servis Gadget Berbasis Online

Authors

  • Naufal Nurihsan Fauzi Telkom University
  • Rendy Pandita Bastari Telkom University
  • Adya Mulya Prajana Telkom University

Abstract

Banyak aspek kehidupan yang telah berubah karena kemajuan teknologi
informasi dan komunikasi, termasuk pada bidang layanan jasa. Namun, di balik
kemajuan ini, masih ada masalah yang belum teratasi sepenuhnya. Salah satunya
adalah kesulitan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan reparasi gawai yang
terpercaya, cepat, dan sesuai kebutuhan. Proses pencarian jasa reparasi menghadapi
beberapa tantangan utama. Beberapa di antaranya adalah kurangnya informasi,
pilihan layanan yang terbatas, dan kurangnya sistem yang terintegrasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengembangkan solusi digital yang dapat
menghubungkan pelanggan dengan penyedia jasa reparasi melalui aplikasi berbasis
pasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan
metode pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan studi
pustaka. Selama proses desain, juga digunakan kerangka kerja design thinking.
Proses analisis dilakukan dengan tujuan membuat desain antarmuka yang
mengutamakan user experience (UX) dan user interface (UI) terbaik. Hasil penelitian
ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam penggunaan teknologi digital
untuk menyelesaikan masalah akses yang lebih inklusif dan berkelanjutan ke layanan
reparasi.
Kata Kunci : Design Thinking, Marketplace, User Interface, User Experience, Reparasi,
Gawai.

References

Abel, J. P., Buff, C. L., & Burr, S. A. (2016). Social media and the fear of

missing out: Scale development and assessment. Journal of Business &

Economics Research, 14(1), 33–44. https://doi.org/10.19030/jber.v14i1.9554

Angelina, R. J., Hermawan, A., & Suroso, A. I. (2019). Analyzing ecommerce success using DeLone and McLean model. Journal of Information

Systems Engineering and Business Intelligence, 5(2), 156–162.

https://doi.org/10.20473/jisebi.5.2.156-162

Foster, M. K. (2021). Design thinking: A creative approach to problem

solving. Management Teaching Review, 6(2), 123–140.

https://doi.org/10.1177/2379298120936535

Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi (Sebuah alternatif metode

pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). Lembaga Penjamin Mutu, 21–

Hussain, S., Raza, A., Haider, A., & Ishaq, M. I. (2023). Fear of missing

out and compulsive buying behavior: The moderating role of mindfulness.

Journal of Retailing and Consumer Services, 75, 103512.

https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2023.103512

Koentjaraningrat. (2019). Metode-metode wawancara. Antropologi

Indonesia, 18–66.

London, B. (2024). Ending the depression through planned

obsolescence. Prabhat Prakashan.

McVeigh, M. K., Dalhammar, C., & Richter, J. L. (2019). Built not to last.

Merriam-Webster. (2025). Gadget. Diakses 6 Juni 2025 dari

https://www.merriam-webster.com/

Nisa, I. C., & Sitokdana, M. N. (2024). Perancangan prototype sistem

informasi operasional CafÈ Langit Biru. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(3),

–1443. https://doi.org/10.1234/gtech.v8i3.1431

Published

2026-02-23

Issue

Section

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual