Perancangan Desain Antarmuka Aplikasi Repairy Sebagai Marketplace Penyedia Jasa Servis Gadget Berbasis Online
Abstract
Banyak aspek kehidupan yang telah berubah karena kemajuan teknologi
informasi dan komunikasi, termasuk pada bidang layanan jasa. Namun, di balik
kemajuan ini, masih ada masalah yang belum teratasi sepenuhnya. Salah satunya
adalah kesulitan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan reparasi gawai yang
terpercaya, cepat, dan sesuai kebutuhan. Proses pencarian jasa reparasi menghadapi
beberapa tantangan utama. Beberapa di antaranya adalah kurangnya informasi,
pilihan layanan yang terbatas, dan kurangnya sistem yang terintegrasi. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengembangkan solusi digital yang dapat
menghubungkan pelanggan dengan penyedia jasa reparasi melalui aplikasi berbasis
pasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan
metode pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan studi
pustaka. Selama proses desain, juga digunakan kerangka kerja design thinking.
Proses analisis dilakukan dengan tujuan membuat desain antarmuka yang
mengutamakan user experience (UX) dan user interface (UI) terbaik. Hasil penelitian
ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam penggunaan teknologi digital
untuk menyelesaikan masalah akses yang lebih inklusif dan berkelanjutan ke layanan
reparasi.
Kata Kunci : Design Thinking, Marketplace, User Interface, User Experience, Reparasi,
Gawai.
References
Abel, J. P., Buff, C. L., & Burr, S. A. (2016). Social media and the fear of
missing out: Scale development and assessment. Journal of Business &
Economics Research, 14(1), 33–44. https://doi.org/10.19030/jber.v14i1.9554
Angelina, R. J., Hermawan, A., & Suroso, A. I. (2019). Analyzing ecommerce success using DeLone and McLean model. Journal of Information
Systems Engineering and Business Intelligence, 5(2), 156–162.
https://doi.org/10.20473/jisebi.5.2.156-162
Foster, M. K. (2021). Design thinking: A creative approach to problem
solving. Management Teaching Review, 6(2), 123–140.
https://doi.org/10.1177/2379298120936535
Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi (Sebuah alternatif metode
pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). Lembaga Penjamin Mutu, 21–
Hussain, S., Raza, A., Haider, A., & Ishaq, M. I. (2023). Fear of missing
out and compulsive buying behavior: The moderating role of mindfulness.
Journal of Retailing and Consumer Services, 75, 103512.
https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2023.103512
Koentjaraningrat. (2019). Metode-metode wawancara. Antropologi
Indonesia, 18–66.
London, B. (2024). Ending the depression through planned
obsolescence. Prabhat Prakashan.
McVeigh, M. K., Dalhammar, C., & Richter, J. L. (2019). Built not to last.
Merriam-Webster. (2025). Gadget. Diakses 6 Juni 2025 dari
https://www.merriam-webster.com/
Nisa, I. C., & Sitokdana, M. N. (2024). Perancangan prototype sistem
informasi operasional CafÈ Langit Biru. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(3),



