PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI 2D SEBAGAI MEDIA PROMOSI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak
Abstrak : Karies gigi adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum di Indonesia, dengan prevalensi
Ɵnggi pada siswa sekolah dasar, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Kondisi ini sering Ɵdak disadari padahal
dapat mengganggu kegiatan belajar, seperƟ menurunkan konsentrasi siswa dan memengaruhi prestasi akademik
mereka. Pemerintah telah menjalankan program promoƟf dan prevenƟf melalui UKGS, namun penyebaran
informasi akan lebih efekƟf jika dilengkapi media promosi digital seperƟ animasi. Dalam produksi animasi, desain
karakter berperan penƟng untuk menarik perhaƟan target audiens sekaligus memudahkan penyampaian pesan
edukaƟf yang tepat. Proyek ini dirancang untuk mendukung pencegahan karies gigi pada pelajar di Jawa Barat
sekaligus memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi. PeneliƟan menggunakan metode kualitaƟf melalui
wawancara, observasi, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskripƟf untuk menggambarkan,
menguraikan, serta merangkum temuan peneliƟan. Hasilnya diharapkan menjadi media promosi yang efekƟf
bagi Dinas Kesehatan Jawa Barat dan para dokter gigi dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong perilaku
pencegahan karies gigi.
Kata Kunci: Animasi, Promosi, Karies Gigi, Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat, Desain Karakte
Referensi
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2024). ProĮl kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2024.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Hart, C. (2008). Cartooning: The ulƟmate character design book. Watson-GupƟll PublicaƟons.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survey Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 89
Tahun 2015 tentang Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut. Diakses pada 21 Oktober 2025,
hƩps://repository.kemkes.go.id/book/509
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Indikator penilaian keberhasilan
pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Direktorat Bina Upaya Kesehatan
Dasar, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan.
Markus, H., Harapan, I. K., & Raule, J. H. (2020). Gambaran karies gigi pada pasien karyawan
PT Freeport Indonesia berdasarkan karakterisƟk di Rumah Sakit Tembagapura
Kabupaten Mimika Papua tahun 2018–2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2)
MukhbiƟn, F. (2018). Gambaran kejadian karies gigi pada siswa kelas 3 MI Al-Mutmainnah.
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health PromoƟon and Health EducaƟon,
(2), 155–166
Natalina, R., Simanungkalit, H. M., IsƟningsih, T., & Nurjanah, A. (2021). Tiga aspek penƟng
dalam kesehatan. Jurnal Forum Kesehatan: Media Publikasi Kesehatan Ilmiah 11(1)
Nurfaika. (2021). Materi HL BLUM: Faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan dan
contohnya. DASAR ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Nurhidayat, O., Tunggul, E. P., & Wahyono, B. (2012). Perbandingan media PowerPoint dengan
Ňip chart dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut.
Ramadhani, F. R. (2024). Perancangan desain karakter animasi 2D sebagai media edukasi dan
bentuk menjaga serta mendukung kesejahteraan hewan luwak.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144.
Rizaty, M. A. (2021, Oktober 11). Jumlah dokter gigi Indonesia sebanyak 27.120 orang pada
(D. Bayu, Ed.). DataIndonesia.id. Diakses pada 14 Juli 2025.
hƩps://dataindonesia.id/kesehatan/detail/jumlah-dokter-gigi-indonesia-sebanyak27120-orang-pada-2021
Siloam Hospitals, (2025, Juni 5). Apa itu Karies Gigi? Penyebab, Gejala, dan Cara
Mengatasinya. Diakses 3 Agustus 2025, hƩps://www.siloamhospitals.com/informasisiloam/arƟkel/apa-itu-karies-gigi
Selby, A. (2013). AnimaƟon. Laurence King Publishing.
Sukiyasa, K., & Sukoco. (2013). Pengaruh media animasi terhadap hasil belajar dan moƟvasi
belajar siswa materi sistem kelistrikan otomoƟf. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(1)



