PERANCANGAN DESAIN KARAKTER PADA ANIMASI 2D “SETENGAH D(E)AD” UNTUK MENINGKATKAN AWARENESS MENGENAI FENOMENA FATHERLESS DI KABUPATEN BANDUNG
Abstrak
ak
Pengasuhan anak merupakan kolaborasi peran orang tua dalam pembentukan karakter anak.
Ketidakterlibatan peran ayah dalam pengasuhan anak menyebabkan terjadinya fenomena fatherless.
Fatherless adalah kondisi tumbuh kembang anak tanpa kehadiran ayah sehingga mengalami kesulitan
dalam pengembangan emosi dan interaksi sosial. Kondisi ini dipengaruhi diantaranya oleh budaya
patriaki dan juga perceraian. Fenomena fatherless ini beresiko meningkatkan perilaku kriminal dan
penyimpangan pada anak muda, sehingga mengancam kualitas sumber daya manusia (SDM) bangsa di
masa depan. Penulis melakukan penelitian di Kabupaten Bandung kerena merupakan salah satu daerah
dengan kasus perceraian tertinggi di Indonesia pada tahun 2023. Penulis menggunakan metode
penelitian mixed methods untuk pengumpulan data dan analisis. Dari penelitian tersebut, pernulis
merancang desain karakter yang dapat menggambarkan dampak dari fenomena fatherless melalui animasi 2D “Setengah D(e)ad”. Hasil perancangan ini berupa desain karakter terdiri dari Pak Odet (versi asli dan mimpi), Bu Anjel, Anggi (versi asli dan mimpi), dan Mawar.
Kata kunci: desain karakter, fatherless, keluarga, pengasuhan anak
Referensi
dtotal Publishing. (2020). Fundamentals of Character Design How to Create Engaging
Character Illustration, Animation & Visual Development. 3dtotal Publishing.
Afif, R. T., Mulya Prajana, A., & Ari Prahara, G. (2020). ANALYSIS OF CHARACTER
DESIGN AND CULTURE IN THE LASKAR CIMA ANIMATION. Proceeding
International Conference on Information Technology, Multimedia, Architecture,
Design, and E-Business, 1, 410–414. Diakses melalui
https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/imade/article/view/442
Anshari, Y. (2018). Fatherless in Indonesia and Its Impact on Childern’s Psychological
Development. DOI: https://doi.org/10.18860/psi.v15i1.6661
Anto, R. P., Harahap, T. K., Sastrini, Y. E., Trisnawati, S. N. I., Ayu, J. D., Sariati, Y.,
Hasibuan, N., Khasanah, U., Putri, A. E. D., & Mendo, A. Y. (2023). PEREMPUAN,
MASYARAKAT, DAN BUDAYA PATRIARKI. Penerbit Tahta Media. Diakses melalui
https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/404
Ariani, A. S. (2020). Peran Ayah dalam Pengasuhan: Tantangan dalam Keluarga
Patriarki. Pustaka Psikologi Indonesia.
Avidy, R., Deanda, T.R., Mario, M. (2025). PERANCANGAN DESAIN KARAKTER DALAM
ANIMASI 2D UNTUK PENGENALAN LINGSIR WENGI DAN KIDUNG RUMEKSA ING
WENGI PADA ANAK REMAJA DI BANDUNG. eProceedings of Art & Design, 12(1).
Bancroft, T. (2006). Creating Characters with Personality. Watson-Guptill Publications.
BPS Jawa Barat. (2025). Jumlah Perceraian Menurut Kabupaten/Kota dan Faktor
Penyebab Perceraian (perkara) di Provinsi Jawa Barat 2024.
Diakses melalui https://jabar.bps.go.id/id/statisticstable/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMw==/jumlah
-perceraian-menurut-kabupaten-kota-dan-faktor-penyebab-perceraian--
perkara--di-provinsi-jawa-barat--2021.html
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative,
and Mixed Methods Approaches. Fifth Edition.
Darmaprawira, S. (2002). Warna: Teori dan Kreativitas Penggunaannya. Penerbit ITB.
Hermawan, B. (2019). Peran Character Designer dalam Proses Produksi Animasi 2D.
Jurnal Seni dan Desain, 8(2), 123-134.
Kemen PPPA. (2020). Perkuat Peran Ayah Untuk Meningkatkan Kualitas Pengasuhan
Anak. Siaran Pers Nomor: B-227 /Set/Rokum/MP 01/09/2020.
Kemen PPPA. (2023). Penuhi Hak Pengasuhan Layak Anak untuk Mewujudkan Kualitas
Keluarga Melalui Kolaborasi Multi Pihak. Siaran Pers Nomor: B462/SETMEN/HM.02.04/12/2023.
Mulia, S. M. (2021). Keluarga dan Peran Gender dalam Konteks Masyarakat Indonesia.
Jakarta: Erlangga.
Ramdhan, Zaini. Budiman, A. (2016). REPRESENTASI BUDAYA LOKAL (Sub Culture)
DAN EKSISTENSI JATI DIRI DALAM ANIMASI “PADA SUATU KETIKA”. KALATANDA:



