PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL PRODUK TURUNAN KOPI GEULIS SEBAGAI STRATEGI BRANDING UNTUK MENJANGKAU KONSUMEN UMUM
Abstrak
CV Kopi Geulis Sumedang adalah UMKM lokal di bidang produksi dan penyajian kopi
berkualitas yang masih menghadapi tantangan dalam menjangkau konsumen umum. Identitas
visual merek yang digunakan belum mampu merepresentasikan nilai produk secara inklusif
meski telah dikenal dikalangan pecinta kopi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang identitas
visual produk turunan Kopi Geulis sebagai strategi branding untuk memperluas jangkauan pasar
tanpa menghilangkan citra premium yang telah terbentuk. Metode yang digunakan meliputi
observasi lapangan, wawancara, survei, dan studi literatur. Analisis dilakukan melalui
pendekatan SWOT, analisis deskriptif kualitatif, dan perbandingan visual kompetitor. Hasil
perancangan difokuskan pada penyusunan sistem identitas visual terpadu dalam bentuk Graphic
Standard Manual (GSM), yang mencakup elemen logo, warna, tipografi, kemasan, dan media
promosi. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik visual, memperkuat citra
merek, serta meningkatkan daya saing Kopi Geulis di pasar lokal dan memberikan kontribusi
teoritis dalam pengembangan strategi branding berbasis desain komunikasi visual di sektor
UMKM kopi Indonesia.
Kata Kunci: Identitas Visual, Branding, UMKM Kopi, Desain Komunikasi Visual, Graphic Standard
Manual.
Referensi
Istanto, F. H. (2011). Gambar sebagai alat komunikasi visual.
https://download.garuda.kemdikbud.go.id
Kadarisman, A., & Maulina, R. (2022). Warna Sunda pada Batik Tulis Merak Ngibing
Garutan. Jurnal Reka Cipta Seni dan Desain, 11(1), 99–117.
Kapferer, J. N. (2012). The new strategic brand management: Advanced insights and
strategic thinking (Chapter 7). https://www.studocu.com/engb/messages/question/4113250
Keller, K. L. (1999). Building customer-based brand equity: A blueprint for creating
strong brands. Marketing Management, 8(2), 15–19.
https://www.researchgate.net/publication/330547099
Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Marketing management (14th ed.). Pearson
Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson
Education.
Krissanya, N., & Widyaningsih, Y. A. (2021). Membangun identitas merek
perusahaan dengan menggunakan The Corporate Brand Identity
Matrix. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/unduh/628034
Listya, A., & Rukiah, Y. (2018). Visual branding produk belimbing olahan UMKM
Depok melalui desain logo. Jurnal Desain Komunikasi Visual,
Manajemen Desain dan Periklanan, 3(2), 199–208.
https://www.researchgate.net/publication/345079976
Meggs, P. B., & Purvis, A. W. (2016). Meggs' history of graphic design (6th ed.). John
Wiley & Sons.
Muzellec, L., & Lambkin, M. (2006). Corporate rebranding: Destroying, transferring or
creating brand equity? European Journal of Marketing, 40(7/8), 803–824.
https://doi.org/10.1108/03090560610670007
Ni Komang. (2017). Pengaruh citra merek terhadap loyalitas konsumen.
Nugraeni, E. G. (2022). Perancangan ulang identitas visual pada UMKM Kopi Nagari
untuk meningkatkan brand awareness. Jurnal Equivalent, 4(1), 91– 99.
https://jurnalequivalent.id/index.php/jequi/article/view/91
Olins, W. (2008). The brand handbook. Thames & Hudson.
Purbantara, A. (2023). Kemajuan sektor perkebunan kopi di Indonesia.
Purbantara, A., Sukarno, T. D., Rahmawati, E., & Faubiany, V. (2023). Analisis strategi
dan faktor keberhasilan branding kopi desa. Jurnal Ekonomi Pertanian
dan Agribisnis, 7(3), 1112.
https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2023.007.03.17
Puspitasari, S. L., Hidayat, S., & Kadarisman, A. (2025). Komik digital "Di Balik Topeng"
sebagai media informasi kewaspadaan terhadap obat ilegal dan tidak
aman. Jurnal Visualita, 13(2), 297–310.
Rustan, S. (2009). Mengkomunikasikan desain komunikasi visual – introspeksi seorang
pengajar: Bagian 1. https://suriantorustan.com



