PERANCANGAN IKLAN BUAVITA KOREAN WHITE PEACH “GLOW TOGETHER SHINE FOREVER” UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI KOTA BANDUNG
Abstrak
Buavita Korean White Peach merupakan varian terbaru dari Buavita yang
mengandung 1.000 mg kolagen dan 100% kebutuhan vitamin C harian. Meskipun datang
dari brand besar di Indonesia, tingkat kesadaran masyarakat terhadap produk ini masih
rendah. Dari hasil kuesioner dan observasi, Sebagian besar konsumen belum mengetahui
kandungan dan manfaat utama produk, serta belum membedakannya dari varian jus buah
lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye iklan guna meningkatkan
awareness Buavita Korean White Peach, khususnya bagi wanita usia 25–40 tahun di Kota
Bandung yang memiliki ketertarikan terhadap kesehatan dan kecantikan kulit. Teknik
pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Data
dianalisis melalui pendekatan SWOT, analisis visual, serta model perilaku konsumen
AISAS. Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa kampanye iklan dengan output utama
berupa event pop-up store yang dikolaborasikan dengan strategi media sosial, edukasi
langsung, dan experiential marketing berpotensi menarik perhatian target audience.
Strategi ini dirancang agar konsumen dapat merasakan manfaat produk secara langsung,
sekaligus memperkuat keterikatan emosional dengan brand.
Kata kunci: AISAS, Brand Awareness, Buavita Korean White Peach, Kampanye
Referensi
Arens, W. F., Weigold, M. F., & Arens, C. (2009). Contemporary advertising (11th
ed.). McGraw-Hill.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik gender Indonesia 2023.
Baines, P., & Haslam, A. (2005). Type & typography. Yale University Press.
Baron, R., & Scissors, J. Z. (2010). Advertising media planning (7th ed.). McGrawHill.
Elgun, D. (2021). Emotional branding in merchandising strategy. Journal of Brand
Management, 28(3), 219–231.
Evans, J. R., Raggio, R. D., & McCoy, S. (2020). Marketing. Cengage Learning.
Ilhamsyah. (2021). Copywriting: Seni menulis untuk menjual. Jakarta: Penerbit
Komunika.
Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the
measurement of women’s empowerment. Development and Change,
(3), 435–464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125
Meggs, P. B., & Purvis, A. W. (2016). Meggs’ history of graphic design (6th ed.).
Wiley.
Molenda, M., & Russell, J. D. (2012). Instructional media and technologies for
learning. Pearson Education.
Putra, A. (2017). Desain komunikasi visual: Pendekatan teoritis dan aplikatif.
Bandung: CV Pustaka Setia.
Rabindranath, R., & Singh, A. (2024). Outdoor advertising: Strategy and
effectiveness. Advertising Review Journal, 42(1), 55–67.
Rahmat, A., & Wirasari, I. (2024). Model AISAS dalam strategi branding digital.
Jurnal Komunikasi Visual, 9(2), 102–113.
Rosyada, D. (2021). Elemen desain grafis dan aplikasinya. Jakarta: Pustaka Media.
Rossiter, J. R., & Bellman, S. (2005). Marketing communications: Theory and
applications. Prentice Hall.
Soewardikoen, W. (2019). Analisis visual dalam komunikasi desain. Bandung:
Penerbit ITB.
Soewardikoen, W. (2021). Metode penelitian visual. Bandung: Penerbit ITB.



