PERANCANGAN IKLAN DESTINATION BRANDING SITU DAN CANDI CANGKUANG “KETENANGAN ALAMI DALAM SEJARAH DAN TRADISI” BERSAMA TRAVELOKA DI KOTA BANDUNG
Abstract
Pariwisata sejarah di Indonesia memiliki potensi besar sebagai media
edukasi dan pelestarian budaya, terutama bagi generasi muda. Situ dan Candi
Cangkuang di Garut merupakan salah satu destinasi yang menggabungkan nilai
historis, keindahan alam, serta kearifan lokal. Namun, kurang kuatnya destinasi
branding, rendahnya brand awareness, dan jumlah kunjungan wisatawan
menunjukkan bahwa promosi destinasi ini masih belum optimal. Penelitian ini
bertujuan untuk merancang kampanye iklan visual kreatif yang dapat meningkatkan
daya tarik dan kunjungan ke Wisata Situ dan Candi Cangkuang. Pendekatan dilakukan
melalui strategi promosi digital dan media cetak dengan menggunakan teori
komunikasi pemasaran, AISAS, analisis SWOT, serta desain komunikasi visual.
Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan studi
pustaka. Hasil perancangan berupa konsep visual kampanye promosi kolaboratif
bersama Traveloka yang dirancang untuk menjangkau target audiens usia 20–28
tahun di wilayah Bandung dan sekitarnya. Diharapkan strategi ini dapat
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai budaya lokal serta mendorong
pertumbuhan pariwisata berbasis sejarah di Jawa Barat.
Kata kunci: Kampanye iklan, Promosi Wisata, Situ dan Candi Cangkuang, Destinasi Branding Brand Awareness, Traveloka.
References
Catherine Eddy. (2023). Wawancara Eksekutif ACNielsen Indonesia tentang Peran Consumer
Insight dalam Riset Pasar.
Damarwulan, A. (2021). Strategi Destination Branding dalam Meningkatkan Daya Tarik
Wisata [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga].
Dash, S., Mahapatra, R., & Mohanty, A. (2021). Building Brand Identity Through Visual
Design. Journal of Marketing Perspectives, 7(3), 45–57.
Firmansyah, A. (2019). Manajemen Merek: Strategi Membangun Brand Equity yang Kuat.
Bandung: Alfabeta.
Gunawan, A. (2012). Manajemen Destinasi Pariwisata. Jakarta: Bumi Aksara.
Haryani, N. (2019). Peran Periklanan dalam Strategi Promosi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1),
–28.
Hasan, A., & Leon, M. (2023). Dasar-dasar Periklanan. Yogyakarta: Deepublish.
Haswati, S. M. B., Safari, E. A., & Harwinanto, A. P. (2021). Participatory Design Dalam
Kajian Perancangan Standardisasi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.
Demandia: Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan,
(1), 83–105.
Hidayah, W. A. (2021). Pengaruh Religiusitas, Fasilitas, Aksesibilitas dan Kelembagaan
terhadap Keputusan Berkunjung dengan Citra Destinasi sebagai Variabel
Intervening pada Wisata Morosari Kabupaten Demak (Tesis Magister). IAIN Kudus.
Ilhamsyah. (2021). Pengantar Strategi Kreatif Advertising Era Digital, Yogyakarta: ANDI
Publishing
Kasno, S., & Syaifullah, A. (2021). Periklanan dan Konsumen: Strategi Komunikasi
Pemasaran. Jakarta: Kencana.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson
Education.
Kotler, P., Keller, K. L., Brady, M., Goodman, M., & Hansen, T. (2019). Marketing
Management (3rd European ed.). Pearson.
Lalitamanik, M. S., Putra, D. A., & Kasali, R. (2014). Analisis Gaya Hidup dan AIO. Jurnal
Ilmu Sosial, 5(2), 112–118.
Mawardi, A., Fadhilah, R., & Hidayat, A. (2022). Potensi Wisata Sejarah Sebagai Media
Edukasi Budaya Lokal. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 3(1), 35–47.
Meilyana. (2018). Model AISAS dalam Digital Marketing. Jurnal Komunikasi Digital, 2(1),
–18.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Nazarudin, I. (2020). Analisis SWOT dalam Perencanaan Bisnis. UMM Press.



