PERANCANGAN IKLAN MUSEUM SEMEDO “JELAJAHI MEMORI PURBA” BERSAMA KOPI GOOD DAY UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI TEGAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye promosi destinasi wisata Museum Semedo
bersama Kopi Good Day untuk meningkatkan brand awareness di kalangan generasi muda di Tegal.
Museum Semedo memiliki potensi sebagai destinasi wisata edukatif, sejarah dan budaya, tetapi pada
kenyataanya kurang diminati oleh generasi muda karena persepsi museum sebagai tempat yang
membosankan dan tidak relevan dengan gaya hidup mereka. Penelitian ini menggunakan metode
pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, wawancara, dan kuesioner, serta metode analisis
SWOT, AOI dan AISAS. Hasil penelitian menunjukkan diperlukannya pendekatan baru yang lebih segar,
menyenangkan, dan interaktif. Selain itu, diperlukan juga kolaborasi strategis dengan merek yang
memiliki kedekatan dengan target audiens, serta menggunakan pendekatan visual yang kreatif dan
relevan. Penelitian ini melahirkan konsep kampanye promosi yang diberi nama 'Ekspedisi Memori' yang
dirancang untuk mendekatkan Museum Semedo kepada generasi muda melalui event, konten media
sosial, dan berbagai media komunikasi visual lainnya yang relevan dengan tren anak muda masa kini.
Kata kunci: kampanye, museum, promosi, brand awareness, generasi muda
References
Adi Kusrianto. (2007). Pengantar desain komunikasi visual. Jakarta: Grasindo.
Afatia, N. N., Deliar, A., & Virtriana, R. (2012). Skenario matriks perbandingan
berpasangan dalam analisis risiko aliran piroklastik Gunung Api Semeru, Jawa
Timur. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, 3(3), 211–227.
Ambrose, T., & Paine, C. (2018). Museum basics (Edisi ke-4). London: Routledge.
Anjelina, S. (2024). Mengapa wisata bersejarah tidak menarik bagi anak muda.
Kompasiana. Diakses pada
https://www.kompasiana.com/sintiaanjelina7653/675f9803c925c45d3e767453
(29 Juli 2025).
Auliya, S. P. (2021). Event Marketing Sebagai Strategi Peningkatan Volume Penjualan
Kayn Label. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 18.
https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/7577
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal. (2024). Statistik pariwisata Kabupaten Tegal
Kabupaten Tegal: Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal.
Belch, G. E., & Belch, M. A. (2015). Advertising and promotion: An integrated marketing
communications perspective (Edisi ke-10). New York: McGraw-Hill Education.
Durianto, D. (2004). Strategi menaklukkan pasar melalui riset ekuitas dan perilaku
merek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Fill, C., & Turnbull, S. (2016). Marketing communications: Discovery, creation and
conversations (Edisi ke-7). Harlow: Pearson Education.
Ilhamsyah. (2021). Perancangan strategi promosi untuk meningkatkan brand awareness
UMKM Delchi Patisserie. e-Proceeding of Art & Design, 10(2), 69.
Izzah, N. (2020, April). Dampak Situs Purbakala Semedo terhadap perubahan ekonomi
masyarakat Desa Semedo, Kedung Banteng, Tegal. Kompasiana. Diakses pada
https://www.kompasiana.com/nadiatulizzah/5e9af6cd097f3635dd55ae32
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2025). Museum. Diakses pada
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/museum (29 Juli 2025).Keller, K. L. (2014). Strategic brand management: Building, measuring, and managing
brand equity (Edisi ke-4). Harlow: Pearson Education.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2012). Prinsip-prinsip pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (Edisi ke-17). Harlow: Pearson
Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing management (Edisi ke-14). Pearson
Education.
Kurniawan, R. (2021). Pengaruh kepercayaan merek (brand trust) terhadap keputusan
pembelian produk deodoran merek AXE di Bandar Lampung. Bandar Lampung: IIB
Darmajaya.
Mamis, S., dkk. (2023). Desain komunikasi visual dalam era digital. Yogyakarta:
Deepublish.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rangkuti, F. (2009). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated
marketing communication. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rangkuti, F. (2014). Analisis SWOT teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.
Rohidi, T. R. (2011). Metodologi penelitian seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Setda Kabupaten Tegal. (2022, Maret). Menelusuri Jejak Kehidupan Purba Situs Semedo.
https://setda.tegalkab.go.id/2020/09/05/menelusuri-jejak-kehidupan-purbasemedo/
Stefanie. (2013). Brosur sebagai media informasi. Jurnal Komunikasi, 7(2), 115–123.
Sugiyama, E., & Andree, A. (2011). The Dentsu way: Insights into Japanese advertising.
Dentsu Inc.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutanto, J., Wiryawan, & Utomo, S. (2020). Merchandise sebagai strategi branding.
Jurnal Desain Komunikasi Visual, 8(1), 45–56.
Tasruddin. (2015). Komunikasi pemasaran terpadu. Jakarta: Rajawali Pers.
The International Council of Museums (ICOM). (2007). Museum definition. Diakses pada
https://icom.museum/en/resources/standards-guidelines/museum-definition/ (9
Juli 2025).
Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Andi.
Uluwiyah. (2022). Bauran promosi dalam komunikasi pemasaran. Jurnal Ilmu
Komunikasi, 10(1), 55–67.



