PERANCANGAN IKLAN PROMOSI PRODUK MAD FOR MAKEUP 8HR OIL CONTROL PEARL-FECT COVER SKINTINT “FLAWLESS REAL, WEIGHTLESS FEEL” UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI KOTA BANDUNG
Abstract
Masalah kulit berjerawat merupakan salah satu isu kulit yang paling umum terjadi di
Indonesia, terutama pada kelompok usia 18–24 tahun. Kondisi ini @dak hanya berdampak pada
kesehatan kulit, tetapi juga memengaruhi psikologis, seper@ menurunnya kepercayaan diri dan
meningkatnya stres. Di sisi lain, maraknya penggunaan kosme@k yang @dak sesuai dengan jenis
kulit serta @ngginya paparan polusi, khususnya di kota Bandung, turut memperparah kondisi
jerawat. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit yang aman
memunculkan kebutuhan akan produk acne-safe yang @dak menyumbat pori-pori dan @dak
memicu jerawat. Mad for Makeup hadir sebagai salah satu merek lokal yang menawarkan solusi
dengan mengusung konsep acne-safe dan kualitas yang kompe@@f. Namun, masih rendahnya
kesadaran masyarakat terhadap brand ini menunjukkan adanya kelemahan dalam strategi
promosi, terutama keterbatasan jangkauan plaGorm media yang digunakan. Oleh karena itu,
peneli@an ini bertujuan untuk merancang strategi promosi dan visual media yang tepat guna
meningkatkan promosi dan loyalitas konsumen, khususnya pada target audiens Generasi Z
berusia 18–24 tahun di kota Bandung. Peneli@an ini dilakukan melalui pendekatan kualita@f
dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan penyebaran kuisioner.
Hasil dari peneli@an ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam merancang strategi promosi yang
lebih efek@f dan inova@f untuk memperkuat posisi brand Mad for Makeup di pasar kosme@k
lokal.
Kata kunci: jerawat, Mad for Makeup, skin@nt, strategi promosi, kesadaran merek
References
Nurbani, S., & Dewi, N. A. R. (2019). Designing Verbal Message And Visual Media Of
Quick Chicken. In 6th Bandung Crea7ve Movement 2019 (pp. 446-450). Telkom
University.
Nur>ar, H. (2021). Copywri>ng (Modul Diklat Promosi Perpustakaan Berbasis Digital).
Philip, K., & Keller, K. L. (2009). Manajemen pemasaran edisi 12. Indonesia: PT. Macanan
Jaya Cemerlang.
Putra, R. W. (2021). Pengantar desain komunikasi visual dalam penerapan. Penerbit
Andi.
Rangku>, Freddy. 2008. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Rusmini. (2013). Strategi Promosi sebagai Dasar Peningkatan Respons Konsumen.
Ragam, 13(1).
Severin, W. J., & Tankard, J. W. (2001). Communica7on theories: Origins, methods, and
uses in the mass media (pp. 115-117). New York: Longman.
Susan>, Ratna, and M Pd Penulis, ‘Error Analysis of Language in Wri>ng’, 2.Penulis 1
(2016)
Suyanto, M. (2005). Grafis desain: teori, aplikasi, dan krea7vitas. Yogyakarta: Andi.
Tasruddin, R. (2015). Strategi promosi periklanan yang efek>f.
Universitas Airlangga. (2022). Akne Vulgaris dan Penanganannya.
Vashisth, P. (2025). Impact of YouTube adver>sements on young consumers’ purchase
inten>ons. Journal of Business Analy7cs and Data Visualiza7on, 6(1), 1–11.
Walisah, T. (2019). Audiens dalam periklanan: Sebagai target market. Jurnal Komunika
Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam, 5(2).
Wardhana, A. (2016). Strategi Pemasaran Komunitas And Implikasinya Pada Loyalitas
Merek Toyota Di Indonesia [Community Marke>ng Strategy and Its Implica>on on
Brand Loyalty Toyota in Indonesia]. DeReMa (Development Research of
Management): Jurnal Manajemen, 11(2), 235-253.
Wulandari, G. A. (2015). Komunitas sebagai peluang baru pemasaran sosial.



