PERANCANGAN KAMPANYE IKLAN DESTINASI WISATA PULAU PAHAWANG BERSAMA BRAND SUNSCREEN UNITARY “EVERYONE CAN BE A SEA EXPLORER” UNTUK MENINGKATKAN AWARNESS DI KOTA LAMPUNG
Abstract
Penelitian ini membahas perancangan kampanye iklan destinasi wisata Pulau
Pahawang melalui kolaborasi dengan brand sunscreen Unitary di Kota Lampung. Pulau
Pahawang merupakan destinasi wisata bahari dengan potensi keindahan laut dan
kekayaan ekosistem yang tinggi, namun hingga saat ini promosi digitalnya masih belum
optimal dan belum memiliki identitas visual yang kuat. Strategi komunikasi yang ada
belum mampu menjangkau target audiens muda secara efektif, terutama generasi Z yang
sangat aktif di media sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi promosi berbasis kolaborasi
antara destinasi dan brand yang memiliki nilai keberlanjutan. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa
observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis dilakukan
menggunakan metode SWOT, AISAS, AOI, dan matriks perbandingan. Hasil penelitian
menghasilkan perancangan kampanye promosi yang mengedepankan visual branding,
media ATL dan BTL, serta strategi digital yang relevan dengan karakteristik generasi Z.
Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness Pulau Pahawang,
memperluas segmentasi pasar, serta membangun citra destinasi yang modern dan ramah
lingkungan melalui sinergi antara desain komunikasi visual dan nilai edukatif dari produk
Unitary.
Kata kunci: Pulau Pahawang, promosi destinasi wisata, desain komunikasi visual, brand awareness, generasi Z, kolaborasi brand, kampanye digital
References
BPS Provinsi Lampung. (2016). Statistik Daerah Provinsi Lampung. Badan Pusat
Statistik.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed
Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dentsu. (2021). The Dentsu Way: Secrets of Cross Switch Marketing from the
World's Most Innovative Advertising Agency. McGraw-Hill.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung. (2014). Laporan Kinerja
Pariwisata Provinsi Lampung 2010–2015.
Durianto, D., Sugiarto, & Sitinjak, T. (2013). Strategi Menaklukkan Pasar Melalui
Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Gramedia Pustaka Utama.
Esterberg, K. G. (2002). Qualitative Methods in Social Research. McGraw-Hill.
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: foundations and
developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188.
Gray, B. (1989). Collaborating: Finding Common Ground for Multiparty Problems.
Jossey-Bass Publishers.
Ilhamsyah, A. (2021). Psikografi dan Strategi Komunikasi Visual. Deepublish.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson
Education.
Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 4 Tahun 2012 tentang Rencana
Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pesawaran Tahun 2011–2031.
Rangkuti, F. (2013). Teknik Membedah Kasus Bisnis: Analisis SWOT. Gramedia
Pustaka Utama.
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia
Pustaka Utama.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill-Building
Approach (7th ed.). Wiley.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.



