PERANCANGAN KAMPANYE IKLAN BESTFRIEND WET WIPES UNTUK REMAJA PUTRI SMP DI KABUPATEN BANDUNG
Abstract
Remaja putri di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki risiko tinggi
mengalami masalah kebersihan area intim, salah satunya keputihan, akibat kurangnya
edukasi dari lingkungan yang disekitar mereka dan kurangnya kebiasaan perawatan diri
yang tepat. Penelitian ini bertujuan merancang kampanye iklan produk Bestfriend Wet
Wipes yang efektif untuk meningkatkan kesadaran kebersihan area intim pada remaja
putri SMP di Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan
kualitatif dan kuantitatif, meliputi studi literatur, observasi, wawancara, dan penyebaran
kuesioner kepada target audiens. Data dianalisis untuk menemukan insight, pesan utama,
dan strategi kreatif yang sesuai. Hasil perancangan mencakup konsep kampanye edukatif
dengan pendekatan emosional dan informatif, memanfaatkan media digital, cetak, dan
ambient di fasilitas kesehatan. Strategi visual mengedepankan desain yang ramah remaja,
informatif, serta selaras dengan citra merek. Kampanye ini diharapkan dapat
meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku higienis yang tepat di kalangan
remaja putri. Strategi Visual difokuskan pada desain ramah remaja dan feminim, agar
mudah dipahami dan selaras dengan citra merek, sehingga diharapkan mampu
mendorong perilaku higienis yang berkelanjutan.
Kata Kunci: kampanye iklan, kesehatan reproduksi, remaja putri, Bestfriend Wet Wipes,
Bandung
References
Andreasen, A. R. (2006). Social marketing in the 21st century. SAGE Publications.
Belch, G. E., & Belch, M. A. (2021). Advertising and promotion: An integrated
marketing communications perspective (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Bringhurst, R. (2012). The elements of typographic style (4th ed.). Hartley & Marks Publishers.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Geertz, C. (2021). The interpretation of cultures. Basic Books. (Edisi terbaru, karya asli diterbitkan 1973).
Goldstein, K. (1942). The organism: A holistic approach to biology derived from pathological data in man. American Book Company.
Holtz-Bacha, C., Just, M. R., & Maier, M. (Eds.). (2017). The Routledge handbook of political advertising. Routledge.
Katadata Insight Center. (2023). Survei perilaku kesehatan reproduksi wanita Indonesia. Katadata.co.id.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., & Lee, N. R. (2008). Social marketing: Influencing behaviors for good (3rd ed.). SAGE Publications.
Kotler, P., & Roberto, E. L. (2002). Social marketing for the public good. Macmillan.
Lemon, K. N., & Verhoef, P. C. (2016). Understanding customer experience
throughout the customer journey. Journal of Marketing, 80(6), 69–96. https://doi.org/10.1509/jm.15.0420
Lester, P. M. (2013). Visual communication: Images with messages (6th ed.). Wadsworth Cengage Learning.
Muniz, A. M., & O’Guinn, T. C. (2001). Brand community. Journal of Consumer
Research, 27(4), 412–432. https://doi.org/10.1086/319618
National Institutes of Health. (2022). Bacterial vaginosis statistics. https://www.nih.gov/



