Perancangan Transmedia Stroytelling Berdasarkan Karya Nadin Amizah
Abstrak
Generasi Z pada fase emerging adulthood rentang mengalami kelelahan emosional dan quarter - life crisis akibat tuntuntan pencarian identitas diri serta tekanan sosial, sementara media eksplorasi diri yang empatik masih terbatas. Dalam konteks ini musik menjadi medium reflektif yang dekat dengan pengalaman emosional Generasi Z. Karya Nadin Amizah mengangkat t ema pendewasaan, keluarga, dan pencarian jati diri memiliki relevansi tinggi serta didukung oleh basis pendengar Generasi Z yang kuat. Penelitian ini bertujuan merancangan transmedia storytelling berbasis karya Nadin Amizah untuk menungkatkan ketelibatan audiens dan memperkuat loyalitas komunitas penggemar melalui pengembangan konten dan merchandise. Metode yang digunakan meliputi AIO (Activity, Interst , Opinioin), Customer Journey, E mpathy Map guna memahami karakteristik audiens dan pengalaman emosioanalnya. Hasil perancangan diharapkan mengakila ekosistem naratif lintas media yang personal, relevan, dan berkelanjutan dalam konteks Desain Komunikasi Visual.
Kata kunci: Generasi Z, Nadin Amizah, Transmedia Storytelling
Referensi
Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York and London: New York University Press.
Pertiwi, E., & Sanusi, A. (2023). Storytelling in the digital age: Examining the role and effectiveness in communication strategies of social media content creators. Palakka Media and Islamic Communication, 4(1), 25–34.
Pratten, R. (2015). Getting started in transmedia storytelling : A practical guide for beginners 2nd edition.
Ratih, K. W., Virgonita, M., & Winta, I. (2024). Memahami fenomena quarter life crisis pada generasi z : Tantangan dan peluang. 5(September), 8186–8193.



