PERANCANGAN BARU HOTEL BISNIS DAN REPATRIASI JAKARTA DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOPHILIC
DOI:
https://doi.org/10.25124/eoe.v9i6.19137Abstract
Pandemi Covid-19 di Indonesia hingga Juni 2022 tercatat sebanyak 6,08 Juta kasus terpapar dan masih mengalami penambahan tiap harinya. Kewajiban karantina untuk WNA dan WNI yang datang ke Indonesia dengan keperluan pribadi tercatat dalam keputusan ketua satgas penanganan Covid-19 nomor 9 tahun 2021. Hotel repatriasi adalah hotel yang digunakan untuk karantina namun sudah melakukan swab dan hasilnya negatif. Masih berlakunya keputusan untuk repatriasi dan semakin melonjaknya PPLN serta kurangnya fasilitas untuk menunjang kegiatan tersebut, maka diperlukannya desain hotel baru yang disesuaikan dengan permasalahan masa pandemi sehingga dapat menciptakan ruang yang sehat, nyaman, dan aman terutama untuk tamu karantina yang hanya melakukan aktivitas di satu ruangan, serta tidak adanya kecemasan untuk menginap atau memakai fasilitas yang ada di hotel terutama hotel yang digunakan sebagai hotel repatriasi. Penerapan desain biophilic dengan memasukan unsur alam diharapkan akan membantu kenyamanan tamu dalam melakukan aktivitas. Karena dipercaya akan berpengaruh mengurangi tekanan darah dan menurunkan tingkat detak jantung serta dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan diri. Kata kunci: Hotel Bisnis & Repatriasi, Covid-19, Karantina, Biophilic



