PERANCANGAN HOTEL BINTANG 4 THE LUXTON DI JALAN DOKTER WAHIDIN SEMARANG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS LEISURE
Abstract
Meningkatnya Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada jenis hotel bintang 4 di Kota Semarang menandakan tingginya minat penginap masyarakat. Hal ini memunculkan kebutuhan baru bagi penginap hotel yang perlu difasilitasi oleh pihakpihak hotel, dengan perancangan baru yang dilakukan bertujuan untuk menciptakan akomodasi hotel dengan standar bintang 4 serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang dapat digunakan penginap selama beraktivitas di hotel. Fasilitas penunjang yang disediakan mendukung kegiatan leisure (waktu senggang) pengguna hotel dari kegiatan olahraga (gym dan pilates), restoran, cafe dan bar, dan juga retail oleh-oleh. Perancangan hotel bintang 4 ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak yang hendak melakukan perancangan dengan menerapkan referensi yang sama. Kata kunci: Hotel Bintang 4, Kota Semarang, Aktivitas Leisure
References
rthini, N. N. S., Dewi, N. K. W. K., & Sekarti, N. K. (2022). Preferensi Wisatawan
Terhadap Butler Service Signature di The ST. Regis Bali Resort. Journal of Hospitality Accommodation Management (JHAM), 1(2), 112–123. https://doi.org/10.52352/jham.v1i2.833
Dananjaya, A. G. (2025). Dampak Desain Pola Lengkung Pada Interior Lobby
Kantor: Peningkatan Estetika, Fungsi, Dan Pengalaman Pengguna.
Rachanainterior, 2(01), 1–17. https://doi.org/10.33005/rachanainterior.v2i01.27Debenedetti, A., Philippe, D., & Dion, D. (2025). Balancing exclusivity and inclusivity through the strategic domestication of the luxury retail experience. International Journal of Research in Marketing, 42(1), 32–54.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijresmar.2024.05.001
Evelyn, A., & Marizar, E. S. (2021). Penerapan Gaya Warm Modern pada Perancangan Interior Ruang Makan dan Ruang Tamu Rumah Semarang. Jurnal Srimdi, 1(1), 58–66.
Giska Hitto, Sesde Seharja, & Andin Rusmini. (2023). Potensi Bisnis Hotel sebagai
Trend Staycation dalam Mendukung Pertumbuhan Sektor Pariwisata di
Indonesia. Mutiara : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(2), 267–275. https://doi.org/10.61404/jimi.v1i2.100
Lestari, M., & Yuliastrid, D. (2021). Pemanfaatan Waktu Luang Untuk Aktivitas
Rekreasi Bagi Karang Taruna Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten
Rembang. Juxrnal Kesehatan Olahraga, 9(3), 91–100.
Mardalena, V., Trihanondo, D.,& Maulana, T. A. (2021). Fenomena Gaya Retro dalam Fotografi di Era Modern (Studi Kasus: Kota Bandung). EProceeding of Art & Design, 8(2), 770–779. https://docplayer.info/213186855-Fenomena-gaya-retro- dalamfotografi-diera-modern-studi-kasus-kota-bandung.html
Nasrullah, N., Hamdy, A., & Mustamin, M. T. (2024). Model Manajemen Hemat
Energi: Sistem Tata Udara pada Kamar Hunian Hotel. Jurnal Linears, 7(1), –56. https://doi.org/10.26618/j-linears.v7i1.14513
Nurhidayah, N. (2016). Pemanfaatan Waktu Luang (Leisure) Dalam Aktivitas
Kehidupan Sehari-Hari Lansia Di Posyandu Kedung Gobyak Desa Sobokerto
Kecamatan Ngemplak Boyolali. Jurnal Keterapian Fisik, 1(2), 95–103. https://doi.org/10.37341/jkf.v1i2.89
Prahastuti, P. D., & Rachmaniyah, N. (2017). APLIKASI KONSEP LUXURY PADA INTERIOR HOTEL BISNIS. 6(2).
Rosalie, M., Dwiyanto, S., & Purnomo, S. S. (2023). Penerapan Luxury Urban pada Elemen Pembentuk Ruang Executive Lounge Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta. 5(2), 147–154.
Vandella, R., & Ishar, S. I. (2019). Kajian Penempatan Furniture dan Pemakaian
Warna Kamar Hotel (Studi Kasus: Hotel Sheraton & Hotel Horison di Bandarlampung). Jurnal Arsitektur, 9(1), 23. https://doi.org/10.36448/ja.v9i1.1530
Wulandari, R. R., & Isfiaty, T. (2021). Peran Pencahayaan Terhadap Suasana
Ruang Interior Beehive Boutique Hotel Bandung. DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain, 1(2), 179–191. https://doi.org/10.34010/divagatra.v1i2.5706
Neulinger. (1974). The Psychology of Leisure. Charles C. Thomas Publisher.



