PERANCANGAN PROTOTYPE APLIKASI KOMIK INDONESIA SEBAGAI MEDIA KOLABORASI
Abstract
Industri komik di Indonesia menghadapi tantangan terhadap perubahan digital dalam aspek produksi, distribusi, dan kolaborasi antarkreator. Minimnya ruang kolaboratif yang menjadi platform antara pembaca dan kreator menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan industri komik Indonesia. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sebuah prototipe aplikasi mobile bernama MANSEIA, yang bertujuan sebagai media kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan industri komik Indonesia melalui pendekatan metode Design Sprint guna menghasilkan solusi yang solutif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Proyek ini mengusung pesan utama “Ceritakan bersama dengan karya,” untuk mengajak komikus di Indonesia dalam melestarikan karya melalui ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi digital dan survei terbuka terhadap pengguna serta analisis aplikasi sejenis. Hasil perancangan aplikasi mencakup sistem navigasi (site map), alur pengguna (user flow), antarmuka pengguna (UI), serta identitas visual yang mendukung karakter merek. Elemenelemen visual seperti tipografi, palet warna, ikonografi, dan tata letak dirancang untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang praktis, dinamis, dan sinergis, sesuai dengan positioning aplikasi sebagai ruang kreatif bersama. MANSEIA diharapkan tidak hanya menjadi media untuk publikasi dan distribusi komik, tetapi juga sebagai platform yang membangun koneksi antara kreator, pembaca, dan komunitas secara inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: Komik Digital, Aplikasi Kolaboratif, Desain Komunikasi Visual, Design Thinking, Design Sprint, Industri Kreatif Indonesia
References
Desintha, S., & Varian, R. (n.d.). (2019). User interface website situs Batujaya Karawang. Jurnal Titik Imaji, 2(2), 48–54.
Faza Meonk. (2016). Si Juki dan Strategi Kolaborasi. Komik Indonesia Digital. Jakarta: Bukune.
Fitriah, R., & Presti, H. (2021). Perkembangan Komik Digital di Era Teknologi. Jurnal Media dan Komunikasi, 3(1), 45–58.
Hamdanu, I. (2024). Strategi Distribusi Komik Digital. Jurnal Industri Kreatif Indonesia, 5(2), 99–110.
Hidayati, S. (2015). Tantangan Sistem Royalti dan Pajak dalam Industri Kreatif. Jurnal Ekonomi Kreatif, 2(1), 55–62.
Jake Knapp, John Zeratsky, & Braden Kowitz. (2016). Sprint: How to Solve Big Problems and Test New Ideas in Just Five Days. New York: Simon & Schuster.
Jati, R. K., & Nugraha, N. D. (2017). Perancangan media komik webtoon tentang mata pelajaran sejarah (IPS) kelas 5 SD di Kota Jogja. EProceedings of Art & Design, 4(3).
KBS News. (2025). Webtoon sebagai Strategi Industri Kreatif Nasional.
KBS.co.kr. Diakses dari https://kbs.co.kr
Kompasiana. (2025). Minimnya Dukungan Platform Komik Global terhadap
Kreator Lokal. Kompasiana.com. Diakses dari https://kompasiana.com
Lesmana, M. E., Siswanto, R. A., & Hidayat, S. (2015). Perancangan komunikasi visual komik berbasis cerita rakyat Timun Mas. EProceedings of Art & Design, 2(1).
Saputra, Y. (2019). Dinamika Ekosistem Komik Digital Indonesia. Jurnal Narasi, 4(2), 73–84.
Siswanto, R. A. (2023). Desain Grafis Sosial: Narasi, Estetika, dan Tanggung Jawab. PT Kanisius.



