Perancangan Buku Ilustrasi Ecobrick Sebagai Penanganan Sampah Plastik Untuk Anak Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.11006Abstrak
Abstrak
Hampir setiap masyarakat di Indonesia melakukan aktivitas yang melibatkan penggunaan plastik. Plastik pada dasarnya telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari – hari yang penggunaannya susah digantikan dengan bahan lain. Berdasarkan data Jambeck (2015), Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut setelah Cina. Russel Maier, pemerhati lingkungan asal Kanada memperkenalkan metode baru pengolahan sampah plastik yang kreatif bernama Ecobrick yang dapat menghasilkan berbagai barang bermanfaat. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Sayangnya inovasi Ecobrick belum tersosialisasi dengan baik karena dalam realitanya terbilang program yang baru dan masih banyak kendala dalam penerapannya. Penulis menggunakan metode pengumpulan data seperti studi pustaka dari berbagai buku yang berkaitan dengan perancangan, observasi, wawancara, serta menyebarkan kuisioner kepada anak-anak sekolah dasar yang berusia 7-10 tahun. Dari metode tersebut disimpulkan bahwa masih banyak anak sekolah dasar yang belum pernah belajar mendaur ulang sampah. Maka dari itu penulis merancang sebuah media berupa buku ilustrasi mengenai Ecobrick sebagai penangan sampah plastik untuk anak sekolah dasar. Penulis berharap dengan adanya buku ini dapat memberikan informasi lengkap tentang Ecobrick sebagai salah satu solusi penanganan sampah plastik serta bahaya membuang sampah plastic semba- rangan. Kata Kunci: Buku, Ecobrick, Anak, Ilustrasi, Sampah



