Perancangan Media Informasi Pentingnya Memahami Kecerdasan Emosional Remaja

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.11040

Abstrak

Abstrak Kecerdasan emosional atau emotional intelligence adalah cara manusia untuk mengendalikan dirinya secara utuh, mengungkapkan emosi, dan merupakan pola perilaku terhadap lingkungannya saat menghadapi emosi. Berdasar pada data Scientific Research Publishing kecerdasan emosional penduduk Indonesia tercatat masih rendah. Penelitian menggunakan metode kualitatif memperoleh hasil bahwa sebagian besar remaja di Bandung memiliki masalah dengan kecerdasan secara emosional. Hal ini memiliki korelasi dengan budaya orang tua di Indonesia yang kerap lebih memperhatikan kecerdasan intelektual anaknya sehingga tanpa disadari kebutuhan emosional anak jadi terabaikan. Pada beberapa kasus, tuntutan akan hal ini tak jarang menjadi ajang untuk memenuhi gengsi dan konten bersaing antar orang tua. Sebagai makhluk sosial, perkembangan keduanya seharusnya sejalan karena memiliki korelasi dalam menjalankan kehidupan bersosialisasi. Orang tua mulai harus peka dan mengevaluasi bahwa kondisi remaja yang masih cukup labil membutuhkan perhatian akan kebutuhan emosionalnya juga. Pada teori Goleman dan LeDoux, tubuh manusia memang memiliki bagian yang mengelola emosi dan merupakan sistem yang mempengaruhi cara merespon dan menanggapi suatu kejadian. Ketika tidak mengenal emosi dan memendamnya sehingga tidak terbendung maka dapat menyebabkan terjadinya ledakan emosi dan dapat memberi dampak buruk baik bagi diri sendiri maupun lingkungan. Maka dari itu perancangan buku ini hadir untuk mengenalkan dasar pemahaman mengenai emotional intelligence yang jika diterapkan menjadi sebuah kebiasaan, dapat membentuk karakter seseorang dalam cakupan yang lebih luas. Kata kunci: Media Informasi, Remaja, Kecerdasan Emosional.

Abstract Emotional intelligence is human way to control themselves, express emotions, and a pattern of behavior towards others when facing emotions. Based on Scientific Research Publishing, the emotional intelligence of Indonesian population is still low. Research using qualitative methods obtained results that most teenagers in Bandung have problems with their emotional intelligence. This has a correlation with Indonesian parents cultural who often pay more attention to their children's intellectual quotient so that their children's emotional needs are ignored. In some cases, the demand for this is often a place to fulfill prestige and competing content between parents. In fact, the development of both should be in line because it has a correlation in carrying out socializing life. Parents should be aware and evaluate that the condition of adolescents who are still quite unstable requires attention to their emotional needs as well. In Goleman's and LeDoux's theories, the human body does have a part that manages emotions and so do a system that influences how to respond on several events. When we do not recognize the emotions and hide it away, it becomes unstoppable. The bad news is it can cause emotional outbursts in a long-term condition and have negatives impact on both yourself and the environment. Therefore this book is present to introduce the basic understanding of emotional intelligence, which if applied into a habit, it could build a someone’s character. Keywords: Media Information, Youth, Emotional Intelligence.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2019-12-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual

Cara Mengutip

Pridyaputri, A. C., & Aditya, D. K. (2019). Perancangan Media Informasi Pentingnya Memahami Kecerdasan Emosional Remaja. eProceedings of Art & Design, 6(3). https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.11040