Eksplorasi Kulit Kopi Arabika sebagai Pewarna Alami dengan Fiksasi Tunjung pada Kain Katun

Penulis

  • Asprilia Johan Tandepadang
  • Aldi Hendrawan Telkom University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.11269

Abstrak

Abstrak Saat ini industri kopi di Indonesia sangat berkembang, namun di sisi lain tanaman ini menghasilkan limbah berkisar 50-60%. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi dari kulit kopi sehingga dapat diolah sebagai pewarna alami serta untuk mencari formula yang tepat untuk diaplikasikan di bidang tekstil. Metode pada penelitian ini bersifat eksperimental dengan melakukan studi literatur, observasi, dan wawancara. Proses ekperimen dimulai dengan mengesktrak kulit kopi Arabika kemudian dilakukan proses pencelupan pada kain katun, rami, katun rami, benang katun, benang rami, dan serat rami. Untuk mengoptimalkan hasil pewarnaan maka digunakan beberapa mordan yaitu tunjung, tawas, detergen, dan cuka. Hasil eksperimen dalam penelitian ini menyatakan bahwa pewarnaan dengan kulit kopi Arabika yang kuat terdapat pada kain katun, kain rami, benang katun, dan serat rami dengan mordan tunjung. Dengan demikian limbah kulit kopi Arabika dapat dimanfaatkan sebagai zat pewarna alam pada produk tekstil. Kata kunci : Limbah Kulit Kopi Arabika, Pewarna Alami, Produk Tekstil. Abstract Currently, the coffee industry in Indonesia is highly developed, but on the other hand, this plant produces waste ranging from 50-60%. Therefore, this research aims to optimize the potential of coffee skin so that it can be processed as natural dyes and to find the right formula to be applied in textile field. The method used in this research is experimental by doing literature studies, observation, and interview. The experimentation process starts with extracting the Arabika coffee skin, then dyeing the cotton fabric, hemp, cotton hemp, cotton thread, hemp thread, and hemp fiber. To optimize the dyeing result, several mordants are used, such as ferrous sulfate, alum, detergent, and vinegar. The experiment results in this research shows that the strongest color was obtained from cotton fabric, hemp fabric, cotton thread, and hemp fiber with ferrous sulfate as mordant. Therefore, the Arabika coffee skin waste can be used as natural dyes for textile products. Keyword: Coffee Peel Waste Arabica, Natural Dyes, Textile Products.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2019-12-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Kriya

Cara Mengutip

Tandepadang, A. J., & Hendrawan, A. (2019). Eksplorasi Kulit Kopi Arabika sebagai Pewarna Alami dengan Fiksasi Tunjung pada Kain Katun. eProceedings of Art & Design, 6(3). https://doi.org/10.25124/eoe.v6i3.11269