PERANCANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR PENDEKAR CISADANE SEBAGAI MEDIA EDUKASI MENGENAI KEBERSIHAN SUNGAI
Abstrak
Abstrak : Kota Tangerang memiliki hikayat cerita rakyat yaitu Pendekar Cisadane, yang berkisah tentang seorang pendekar yang melawan Ratu Siluman Buaya penunggu Sungai Cisadane. Kisah unik ini nyatanya belum banyak diketahui oleh warga Kota Tangerang sebagai cerita asli mereka. Salah satu cara untuk menyebarkan cerita rakyat ini dengan mulai mengenalkannya kepada anak usia dini khususnya untuk Taman Kanak-kanak (TK) karena apa saja yang diceritakan pada usia dini berkemungkinan besar akan tertanam pada ingatan mereka. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang media edukasi berupa buku cerita anak sekaligus mengenalkan Cerita Rakyat Pendekar Cisadane pada usia dini dengan objek penelitian siswa-siswa pada TK-Al Fajr. Metode penelitian adalah kualitatif dengan penggalian data melalui pengamatan pada aktivitas siswa taman kanak-kanak, wawancara pada guru dan pakar desainer grafis, serta melakukan kajian studi literatur yang berasal dari jurnal atau buku terkait dengan fenomena yang diangkat pada penelitian ini. Semua data tadi akan dikaji dan diakumulasikan serta dibuat sampel dari bahan visual yang sudah ada sebagai perbandingan. Hasil kajian akan dijadikan pedoman untuk perancangan buku cerita sebagai harapan untuk mengenalkan Cerita Rakyat Pendekar Cisadane kepada anak-anak usia dini dengan gaya penggambaran yang disesuaikan. Hasil akhir perancangan diharapkan bisa memberikan pembelajaran hal yang baik terkait pengelolaan kebersihan sungai di Kota Tangerang.
Kata Kunci: Buku Cerita Bergambar, Hikayat Pendekar Cisadane, Media Edukasi, Kebersihan Sungai.
Unduhan
Referensi
BSKAP, K., & BSKAP, K. (2022). Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kenenterian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 030/P/2022.
Hukubun, L. D. (2019). Perancangan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Suku Malind. IKONIK: Jurnal Seni dan Desain, 1(1), 69-74.
Janitra, F., & Kartaatmadja, H. (2019). Perancangan Buku Ilustrasi Mitigasi Gempa Untuk Anak Usia 7-12 Tahun. Rupaka, 1(2).
Khoiruzzadi, M., Barokah, M., & Kamila, A. (2020). Upaya Guru Dalam Memaksimalkan Perkembangan Kognitif, Sosial dan Motorik Anak Usia Dini. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 2(1), 40-51.
Nurgiyantoro, B. 2010. Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Jogjakarta: Gajah Mada University Press.
Ratnasari, D. T., & Ginanjar, A. (2019). Pengembangan komik digital sebagai media edukasi penanggulangan bencana alam. Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 481-488.
Suryaningsih, E., & Fatmawati, L. (2017). Pengembangan buku cerita bergambar tentang mitigasi bencana erupsi gunung api untuk siswa SD. Profesi pendidikan dasar, 4(2), 113-124.
Sari, D. R. (2019). Pengenalan Warna dan Gradasi pada Anak Usia Dini untuk Mengembangkan Kemampuan Mewarnai. In Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) (Vol. 4, pp. 509-514).
Syah, E. F. (2022). Identitas Cerita Rakyat Banten sebagai Transformasi Pertunjukan Pencak Silat untuk Implikasi Bahan Ajar Muatan Lokal. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 7738-7747.
Tema, R. I. P. LAPORAN AKHIR PROGRAM PENELITIAN IDENTITAS CERITA RAKYAT BANTEN SEBAGAI TRANSFORMASI PERTUNJUKAN PENCAK SILAT UNTUK IMPLIKASI BAHAN AJAR MUATAN LOKAL.
Witabora, J. (2012). Peran dan perkembangan ilustrasi. Humaniora, 3(2), 659-



