PEMANFAATAN LIMBAH KAIN KATUN MENGGUNAKAN TEKNIK FELTING SEBAGAI PRODUK FASHION
Abstrak
Salah satu penghasil limbah tekstil sisa produksi dari industri fashion adalah konfeksi. Teknik felting dapat berpontensi dalam mengolah limbah tekstil sisa produksi berupa kain katun. Menggunakan formula perekat air dan latex dengan perbandingan 1:1 menghasilkan material lembaran kain alternatif yang dapat digunakan untuk produk fashion. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan olah visual material dan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara, observasi, dan eksplorasi. Mengolah limbah kain katun menggunakan teknik felting bertujuan dalam pemanfaatan dan daur ulang limbah kain katun dengan konsep upcycle fashion dengan menghasilkan kain alternatif hingga menjadi produk ready to wear fashion yang memiliki ciri khas tekstur dan warna sehingga menghasilkan nilai tambah dan jual. Luaran dari penelitian ini adalah lembaran kain alternatif dari hasil olah limbah kain katun dengan hasil akhir berupa produk ready to wear fashion dengan penggayaan sporty casual
Kata kunci: Limbah Kain Katun, Teknik Felting, Ready To Wear
Referensi
Arum, A. S., Arumsari, A., & Febriani, R. (2009). Pengolahan limbah konfeksi skala menengah dengan inspirasi ikon kota bandung pada produk fesyen 1. 1-19.
Eriel, Risya, dan H. (2017). PERANCANGAN BUSANA WANITA BERTEMA 8 COLONY DENGAN TEKNIK FELTING Designing Women 9 s Clothes With Colony Theme Using Felting Technique. 2(3), 1256-1262.
Habibullah, A. A., Wiguna, I. P., Yuningsih, C. R., Kreatif, F. I., & Telkom, U. (n.d.). PEMANFAATAN LIMBAH FESYEN SEBAGAI MEDIA KARYA SENI : SELF-PORTRAIT . UTILIZATION OF FASHION WASTE AS A MEDIUM FOR ART : SELF-.
Hallet, C., & Johnston, A. (2014). FABRIC FOR FASHION.
Karima; Arumsari, A. (2019). Pengolahan Limbah Tekstil Dengan Teknik Mixed Media Untuk Pembuatan Produk Fashion Accessories. EProceedings of Art & Design, 6(2), 2145-2151. https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/artdesign/article/view/10368
Kennedy, A. (2013). Fashion Design, Referenced: A Visual Guide to the History, Language, and Practice of Fashion.
Meisyifa, N. P. (2023). Pemanfaatan Limbah Kain Katun Menggunakan Teknik Felting Sebagai Produk Fashion. 1605193014, 0-57.
Muthu, S. S. (2017). Textiles and Clothing Sustainability: Sustainable Fashion and Consumption (Textile Science and Clothing Technology) (Springer (ed.)).
Poespo, G. (2005). Pemilihan Bahan Tekstil. Kanisius.
Puspitasari, C. (2013). Perancangan Produk Berkonsep Eco-Fashion Menggunakan Limbah (Sisa) Kain Brokat denganTeknik Crochet Oleh: Citra Puspitasari Program Studi Kriya Tekstil dan Mode STISI Telkom. 4 no. 1.
Putri, L. K. U., & Widiawati, D. (2021). Eksplorasi Reka Struktur Pada Pemanfaatan Limbah Kain Twill Gabardine. Jurnal Rupa, 5(2), 102. https://doi.org/10.25124/rupa.v5i2.2944
Reflis, R., Utama, S. P., & Hayati, N. (2021). Utilization of Waste Fabric into
Economic Value Products in Sawah Lebar Village, Bengkulu. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 2(1), 6. https://doi.org/10.32502/altifani.v2i1.3695
Takao, G. S. (2017). SHIBORI PADA KIMONO MODERN.
Wilson, J. (2001). Handbook of textile design. CRC Press.
Wulandari, A., Setya Pambudi, T., & Azhar, H. (2022). Upcycling Limbah Kain Produksi Sepatu Menjadi Tas Sebagai Produk Merchandise. 643-657.



